Momen ketika Dimitri Payet melanggar Cristiano Ronaldo pada final Piala Eropa 2016 masih menjadi perdebatan. Hal itu membuat mantan wasit asal Italia, Pierluigi Collina, ikut bersuara.
Wasit legendaris asal Italia itu punya pandangan mengenai momen ketika tackle Payet langsung mencederai Ronaldo. Kala itu, banyak orang yang menghujat Payet. Dia dianggap sengaja mencederai Ronaldo agar Prancis bisa mengalahkan Portugal pada final di Stade de France, Saint-Denis, (11/7).
Payet sudah mengklarifikasi bahwa tackle yang dilakukannya tidak ada indikasi sengaja mencederai, tetap saja dia masih sering menuai kritik, khususnya dari para penggemar Ronaldo.
Apalagi, akibat tackle itu, Ronaldo hanya bisa bermain selama 25 menit sebelum digantikan oleh Ricardo Quaresma. Meski demikian, Portugal memang tetap bisa memenangi laga dengan skor 1-0 berkat gol Eder.
Terkait insiden itu, Collina yang menjabat sebagai ketua wasit UEFA, lantas mengeluarkan pendapat pribadi dari pandangannya sebagai mantan pengadil.
"Tackle Payet, itu pelanggaran. Dia layak mendapat kartu kuning? Itu masih bisa diperdebatkan, tetapi melihat dinamika duel, lutut dengan lutut, (cedera) itu tidak disengaja," ulas Collina kepada La Gazzetta dello Sport.
"Itu hanya episode yang tidak beruntung. Payet tidak bermaksud menyakiti Ronaldo," sambung pria berkepala plontos itu.
Ronaldo, akibat cedera itu, dikabarkan terancam absen cukup lama dari sepak bola. Namun, hal itu tentu tak meredakan kegembiraan pemain berjuluk CR7 itu atas raihan trofi juara Piala Eropa 2016. Gelar pertamanya di pentas internasional bersama Seleccao Das Quinas.
Berita Terkini: Pendapat Wasit Legendaris Italia Soal Insiden Payet Mencederai Ronaldo
#CristianoRonaldo #DimitriPayet #FinalPialaEropa2016 #PierluigiCollina #PortugalVsPrancis
Komentar
Posting Komentar