Saat Cristiano Ronaldo meringis menahan pilu akibat mengalami cedera dan tak bisa melanjutkan pertandingan final Piala Eropa 2016, sebagian penggemar ikut bersedih. Terlebih sang adik, yang bahkan menggambarkan momen itu seperti kala Yesus Kristus menahan sakit saat disalib.
Pada laga final melawan Prancis di Stade de France, Saint-Denis, Senin (11/7) dini hari WIB, Ronaldo memang hanya bisa bermain 25 menit. Setelah diganjal Dimitri Payet, Ronaldo sudah berkali-kali berusaha memaksakan diri bermain, tapi akhirnya harus ditandu karena tak sanggup lagi berlari pada menit ke-25.
Ronaldo tak kuasa menahan tangis. Bagaimana tidak, misinya berjuang demi negara dan membantu rekan-rekan setimnya, harus terhenti sebelum laga puncak berjalan separuhnya. Adik perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, bahkan membandingkan momen pilu yang dirasakan kakaknya seperti Yesus menahan sakit disalib kala berkorban demi umatnya.
"Melihat dia kesakitan seperti pisau yang menancap di jantung saya dan membuat kami semua menangis. Kami merasakan sakit yang dia rasakan," ujarnya di akun Instagram-nya.
"Namun, Tuhan memang luar biasa dan seperti saat Yesus Kristus kesakitan disalib demi dunia yang lebih baik untuk kita semua. Ronaldo menangis karena tak bisa membantu rekan-rekannya dan orang-orang yang dicintai," tambah dia.
Namun, Katia mengaku hal tersebut dibalas secara luar biasa oleh Tuhan lewat trofi yang diimpi-impikan sang pemain.
"Ronaldo dan Portugal akhirnya mampu mengangkat trofi dan merealisasikan mimpinya. Kami menjadi juara Eropa," pungkas dia.
Berita Euro 2016: Momen Pilu Ronaldo Cedera Digambarkan Seperti Kala Yesus Kristus Disalib
#CristianoRonaldo #KatiaAveiro #PialaEropa2016 #TimnasPortugal #YesusKristus
Komentar
Posting Komentar