Mantan bek tim nasional Italia, Marco Materazzi, mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mengatai ibu dari Zinedine Zidane.
Pada final Piala Dunia 2006 di Olympiastadion, Berlin, Zidane mendapatkan kartu merah setelah menyundul dada Materazzi. Tentu saja, aksi yang ditunjukkan oleh kapten timnas Prancis tersebut membuat orang-orang terkejut. Pasalnya, ia dikenal sebagai sosok yang tenang.
Berbagai rumor mengenai kata-kata yang diucapkan Materazzi pun merebak. Salah satu yang paling dipercayai oleh publik adalah ia menghina saudara perempuan dan ibu dari Zidane. Namun, hal ini dibantah oleh pria berumur 42 tahun tersebut.
"Aku memutuskan untuk menulis sebuah buku tentang hal itu karena semua orang terus bertanya kepadaku apa yang aku katakan kepada Zidane sehingga mendapatkan reaksi tersebut," terang Materazzi seperti yang dikutip oleh AS.
"Apa yang aku katakan sangat bodoh, tetapi kata-kataku tidak seharusnya mengundang reaksi tersebut. Di daerahku, di Roma, Naples, Turin, Milan, atau paris, anda akan mendengar hal yang lebih parah."
"Aku mengatakan sesuatu dengan membawa saudara perempuannya, bukan ibunya, seperti yang aku baca di berbagai surat kabar. Ibuku meninggal dunia ketika aku masih berusia 15 tahun, jadi aku tidak akan menghina ibunya."
"Aku tidak pernah paham mengapa insiden tersebut bisa sangat terkenal. Satu-satunya hal yang aku ingat dari hari itu adalah gol yang aku cetak," tambah mantan penggawa Inter Milan tersebut.
Berita Bola: Materazzi Bantah Hina Ibu Zidane Di Final Piala Dunia 2006
#FinalPialaDunia2006 #ItaliaVsPrancis #MarcoMaterazzi #MaterazziVsZidane #ZinedineZidane
Komentar
Posting Komentar