Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), Wilmar Valdez. Ia menilai Copa America tidak seharusnya digelar di Amerika Serikat.
Untuk pertama kalinya dalam 100 tahun, turnamen Copa America digelar di luar benua Amerika Selatan. Dengan mengundang enam tim tamu, ajang kali ini diadakan di Amerika.
Dalam pertandingan antara Uruguay melawan Meksiko yang digelar pada hari Senin (6/6) kemarin, pihak panitia salah dalam memutar lagu kebangsaan Edinson Cavani dkk. Alih-alih, mereka malah memasang lagu kebangsaan Cile.
Kejadian ini tentu membuat pihak Urugay merasa sangat kecewa. Mereka diketahui telah menolak permintaan maaf yang disampaikan oleh pihak panitia pelaksana.
Valdez, yang juga merupakan komite eksekutif Konfederasi Sepak Bola Amerika Latin (CONMEBOL), bahkan sampai menilai bahwa mereka telah membuat kesalahan dengan mengizinkan Copa America digelar di Negeri Paman Sam.
“CONMEBOL telah membuat sebuah kesalahan dengan menggelar sebuah turnamen, yang merupakan salah satu kejuaraan antar tim nasional tertua di dunia, di Amerika Serikat,” ujar Valdez seperti yang dikutip oleh ESPNFC.
“Ini adalah hal yang menyakitkan untuk dikatakan dan saya mengambil tanggung jawab penuh sebagai salah satu anggota dari eksekutif komite CONMEBOL.”
“Saya pikir kami telah melakukan sebuah kesalahan. Hal ini mungkin baik untuk pemasaran Copa dan dari sudut pandang hiburan, tetapi tidak bagi sepak bola Amerika Selatan,” tambah dirinya.
Berita Bola: Gelar Copa America Di Amerika Serikat, CONMEBOL Dinilai Blunder
#AmerikaSerikat #CONMEBOL #CopaAmericaCentenario #Uruguay #WilmarValdez
Komentar
Posting Komentar