Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, sangat bersyukur mampu memetik kemenangan pada laga pembuka Piala Eropa 2016 menghadapi Rumania pada Sabtu (11/6) dini hari tadi.
Diakui Deschamps, Rumania mampu memberikan ancaman serius bagi timnya, khususnya pada menit-menit awal.
Prancis memang nyaris kecolongan terlebih dahulu pada menit ketiga andai saja Hugo Lloris gagal membendung sepakan Bogdan Stancu di mulut gawang.
“Rumania bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan. Kami menyadari itu sejak awal. Kami membuat banyak kesalahan, dan mereka pun mampu bertahan dengan baik,” ujar Deschamps kepada TF1.
Di satu sisi, Deschamps melihat ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dari penampilan anak asuhnya di laga pembuka ini. Salah satunya adalah pertahanan yang masih cukup rapuh.
Padahal, Rumania bisa dikatakan bukanlah tim yang punya serangan berbahaya sepanjang fase kualifikasi lalu.
“Kami memiliki beberapa peluang, tetapi kami juga sempat beberapa kali kecolongan. Kami sempat mengalami masalah setelah menurunkan intensitas serangan. Tetapi pada akhirnya anak-anak mampu merespons dengan baik,” ujar Deschamps.
Deschamps juga bicara mengenai keputusannya untuk menarik Paul Pogba dan Antoine Griezmann dan memasukkan dua penyerang gesit yakni Kingsley Coman dan Anthony Martial.
“Saya ingin memastikan kemenangan dengan menurunkan empat orang striker di lini depan pada menit-menit akhir. Tetapi perlu diingat bahwa bermain terbuka bukan sebuah hal yang mudah. Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi kami.”
Berita Euro 2016: Deschamps Sudah Mengira Rumania Bakal Menyulitkan
#DidierDeschamps #Euro2016 #PialaEropa2016 #Prancis #PrancisVsRumania
Komentar
Posting Komentar