Berita Terkini: Kegagalan Brasil di Copa America Bukan Salah Dunga


Carlos Dunga dipecat tak lama setelah Brasil tersingkir dari Copa America Centenario. Meski demikian, kegagalan ‘Tim Samba’ itu bukan salah Dunga sepenuhnya.


Dunga diserahi tugas untuk membawa Brasil minimal melaju ke final Copa America yang dihelat di Amerika Serikat sebagai perayaan 100 tahu kompetisi tersebut.


Meski tak diperkuat bintang utamanya Neymar dan beberapa pemain harus mundur karena berbagai alasan, Brasil tetaplah kandidat kuat juara dengan kualitas pemain yang dimiliki.


Sayangnya, Brasil tampil buruk dan harus tersingkir lebih awal di fase grup setelah kalah 0-1 dari Peru di laga ketiga grup lewat gol kontroversial. Brasil pun untuk pertama kalinya gagal melaju ke babak gugur sejak sistem grup diperkenalkan pada 1993.


Wajar jika Dunga kemudian diberhentikan oleh Brasil hanya setelah dua tahun diangkat kembali jadi pelatih Selecao. Ini melanjutkan kegagalan Dunga di Copa America 2015 kala Brasil dikalahkan Paraguay di perempatfinal.


Dipecatnya Dunga tentu jadi kabar baik untuk fans Brasil yang memang menentang penunjukkan eks gelandang timnas-nya tersebut jadi pelatih. Pasalnya Dunga gagal total di Piala Dunia 2010 usai Brasil kalah di perempatfinal.


Meski demikian, Dunga tetap mendapat pembelaan dari legenda hidup Brasil Pele yang menilai kegagalan ini bukan salah Dunga sepenuhnya. Pasalnya, para pemain Brasil memang tak punya cukup waktu untuk berlatih bersama-sama.


“Saya pikir tidak adil jika seluruh kritik yang ada berbicara yang buruk-buruk tentang Dunga, yang tidak bersalah dalam hal ini. Dunga sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Pele di Soccerway.


“Sayangnya, tim nasional Brasil tidak punya waktu berlatih bersama dan mereka mengganti keseluruhan tim di setiap turnamen,” sambungnya.


“Jadi ini bukan salah Dunga.”



Berita Terkini: Kegagalan Brasil di Copa America Bukan Salah Dunga

#Brasil #CarlosDunga #CopaAmericaCentenario2016 #Pele

Komentar