UEFA Euro 2016: Spanyol Kalah Dari Kroasia Karena Terlalu Percaya Diri


Bek tim nasional Spanyol, Juanfran, mengakui bahwa kekalahan yang mereka alami dari Kroasia merupakan akibat dari rasa percaya diri yang sedikit berlebihan.


Spanyol berhasil mengawali dua laga pertama di Piala Eropa 2016 dengan memuaskan. Mereka menang 1-0 atas Republik Ceko dan 3-0 atas Turki. Sayang, dalam laga terakhir penyisihan grup, mereka takluk 2-1 di tangan skuat asuhan pelatih Ante Cacic.


Akibat dari kekalahan tersebut, Spanyol harus puas finis di peringkat kedua Grup D. Mereka pun dipertemukan dengan juara Grup E, Italia, di babak 16 besar.


Salah satu hal yang paling dipermasalahkan terkait kekalahan dari Kroasia adalah karena La Furia Roja sempat unggul terlebih dahulu melalui Alvaro Morata (7′), sebelum Nikola Kalinic (45′) dan Ivan Perisic (87′) membalikkan keadaan.


Juanfran membeberkan bahwa para penggawa Spanyol kehilangan konsentrasi karena merasa terlalu percaya diri ketika melawan Kroasia. Namun, ia memastikan hal tersebut tidak akan kembali terjadi di fase gugur.


“Kami merasa sedikit terlalu percaya diri, tetapi itu adalah sesuatu yang telah kami koreksi. Kami telah melewatinya, memikirkannya, dan kami telah mengambil pelajaran. Aku yakin kami akan melakukan hal yang benar melawan Italia,” tegas pemain Atletico Madrid tersebut kepada Guardian.


“Rasa percaya diri yang berlebih seperti itu tidak akan kembali terjadi di babak selanjutnya. Semuanya berbeda ketika anda berada di babak 16 besar.”


“Kami tidak akan bermain menekan terlalu tinggi dan kami tidak akan kemasukan gol melalui serangan balik, seperti yang terjadi ketika melawan Kroasia. Kami tahu hal tersebut dan kami telah belajar,” tambah Juanfran.



UEFA Euro 2016: Spanyol Kalah Dari Kroasia Karena Terlalu Percaya Diri

#Euro2016 #Juanfran #PialaEropa2016 #Spanyol #SpanyolVsKroasia

Komentar