Sebuah peraturan baru yang unik akan diperkenalkan pada turnamen Copa America Centenario 2016 di Amerika Serikat. Salah satunya adalah hukuman penalti bagi pemain atau tim yang melakukan penghinaan hingga berkata kasar kepada wasit yang memimpin pertandingan.
Aturan baru ini menjadi sikap tegas guna mereduksi aksi pelecehan serta penghinaan terhadap wasit hingga ofisial pertandingan. Hukuman penalti dipercaya akan menghadirkan efek jera kepada pemain atau tim yang terbiasa ‘menyerang’ wasit.
Bukan hanya itu inovasi yang akan diterapkan di Copa America Centenario 2016. Dua aturan lain yang siap dilakukan adalah jatah pergantian pemain hingga empat kali jika dibutuhkan babak peranjangan waktu, serta penggunaan visual assistants alias video tayangan ulang untuk kepentingan wasit.
Menariknya, itu hanya tiga dari 93 amandemen yang sudah disetujui berdasarkan konfrmasi Federasi Sepak Bola Amerika Selatan, CONMEBOL, bertepatan dengan perayaan 100 tahun digulirkannya turnamen Copa America.
Pihak pembuat aturan di sepak bola, International Football Association Board (IFAB), pun sudah memberi restu uji coba regulasi baru di Copa America Centenario 2016.
“IFAB memutuskan untuk mengizinkan eksperimen dengan pergantian pemain keempat pada babak perpanjangan waktu dalam kompetisi di mana sistem gugur dalam babak perpanjangan waktu digunakan untuk menentukan pemenang,” bunyi penggalan isi dokumen resmi yang sudah dikirim ke semua anggota asosiasi negara dan FIFA.
Perubahan aturan lain, dalam Rule 12, menyebutkan bahwa pelanggaran terhadap upaya lawan menyelesaikan peluang emas mencetak gol, tidak akan dihukum kartu merah, melainkan hanya kartu kuning.
Namun, berbeda jika pelanggaran dilakukan dengan sengaja kepada lawan yang tidak dalam posisi menguasai bola, kartu merah akan diberikan.
Berita Terkini: Keunikan Regulasi Baru di Copa America Centenario 2016
#CONMEBOL #CopaAmericaCentenario2016 #IFAB
Komentar
Posting Komentar