UEFA Euro 2016: Islandia Menantang Inggris Menghadapi Adu Penalti di Babak 16-Besar


Jelang laga melawan Inggris pada babak 16-besar Piala Eropa 2016, Pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson sudah melontarkan perang urat syaraf. Secara tersirat dia menegaskan sudah siap menghadapi kemungkinan adu penalti melawan The Three Lions.


Dalam menghadapi fase knock-out, Inggris memang punya kenangan buruk dengan drama adu penalti. Dari delapan kesempatan menjalani momen adu penalti, The Three Lions mengalami kekalahan tujuh kali. Dengan kata lain, hanya sekali mereka bisa melewatinya dengan sukses.


Kegagalan itu pula yang membuat mereka gagal melaju ke babak semifinal Piala Eropa pada empat tahun lalu di Polandia dan Ukraina. Kala itu, mereka harus kalah 2-4 pada babak adu penalti dari Italia setelah bermain imbang skor kacamata pada 120 menit.


Karenanya, jelang pertemuan pada akhir pekan ini, Hallgrimsson coba menggali luka lama Inggris dan membandingkannya dengan rekor adu penalti yang dimiliki Islandia.


“Saya ditanyai oleh jurnalis Inggris tentang hal ini (kemungkinan adu penalti) dan dia bertanya kepada saya, ‘berapa rasio sukses Islandia (dalam mengeksekusi penalti)?’ Ketika saya memikirkannya kembali, ternyata kami selalu mencetak gol melalui penalti,” sindir Hallgrimsson seperti dikutip ESPNFC.


Hallgrimsson juga turut menyindir masa depan manajer Roy Hodgson bersama timnas Inggris. Seperti pernah diutarakan Chairman FA, Greg Dyke, bila saja Islandia bisa menyingkirkan Inggris, masa depan Hodgson disinyalir akan berakhir.


“Itulah kenyataannya. Jika Anda kehilangan pekerjaan pasti karena dianggap tak maksimal. Itu risiko dari pekerjaan Anda,” tukasnya.



UEFA Euro 2016: Islandia Menantang Inggris Menghadapi Adu Penalti di Babak 16-Besar

#HeimirHallgrimsson #InggrisVsIslandia #PialaEropa2016 #RoyHodgson

Komentar