Erick Thohir sebentar lagi diperkirakan tidak akan lagi menjadi pemilik saham mayoritas Inter Milan. Rupanya masa kepemimpinannya di I Nerazzurri tidak disukai oleh semua pihak. Mantan Chief Executive Officer Inter, Ernesto Paolilo, menilai Erick gagal membawa kesuksesan.
Kekuasaan Erick di Inter sebentar lagi akan berakhir. Hal ini terjadi karena Suning Group bakal memegang saham mayoritas Inter yang dijual oleh Erick kepada mereka. Diperkirakan, pada Senin (6/6), perusahaan asal Cina itu akan mengumumkan transaksi pembelian saham Inter kepada publik.
Paolilo mengaku tidak heran kalau Erick melepas saham Inter. Hal itu diakuinya sudah dia perkirakan sejak dulu. “Saya tidak terkejut sama sekali karena tidak terhindarkan lagi (Erick) Thohir akan menjual karena proyeknya gagal,” kata Paolilo.
Paolilo pernah menjadi petinggi Inter pada 2006 hingga 2012. Dia berperan besar dalam mengantarkan I Nerazzurri untuk menepati aturan Financial Fair Play. Paolilo merasa tidak ada perkembangan di tubuh Inter sejak Erick berkuasa.
“(Erick) Thohir meninggalkan klub dengan kondisi yang sama seperti saat dia temukan. Ini berarti dia beruntung karena masa kekuasaannya adalah sebuah kegagalan,” ujar Paolilo.
Dia bahkan tak ragu untuk memberi skor buruk terhadap performa Erick sebagai pemimpin Inter. Alhasil, Paolilo mendukung kehadiran Suning Group ke I Nerazzurri.
“Saya memberi nilai empat dari sepuluh terhadap kinerjanya dan saya berharap dia tahu tentang hal ini. Dia hanya melakukan hal yang sama seperti yang orang lain bakal lakukan. Investor Cina akan memperlakukan Inter seperti perusahaan multinasional dan bakal memperkuat brand,” papar Paolilo.
Berita Bola: “Erick Thohir Gagal di Inter”
#ErickThohir #ErnestoPaolilo #InterMilan #SuningGroup
Komentar
Posting Komentar