Akhirnya terungkap 72 aktor di balik keoaran yang dilakukan hooligans Inggris pada gelaran Piala Eropa 2016. Setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian Inggris merilis 72 foto oknum suporter yang terlibat dalam kerusuhan di Prancis.
Selain itu, puhak kepolisian juga meyakini bahwa aksi keonaran yang terjadi di Marseille beberapa pekan silam memang sangat terorganisir. Kala itu, hooligans Inggris terlibat bentrok dengan suporter Rusia dan juga pihak kepolisian Prancis.
Kejadian itu hanya satu dari beberapa insiden yang pecah selama gelaran Piala Eropa 2016. Setelah mengungkapkan identitas para pelaku, polisi berharap bisa menangkap 72 orang tersebut. Mereka mendesak kepada masyarakat menyerahkan setiap bukti foto maupun video.
“Kami menyadari bahwa orang-orang ini bertanggung jawab atas aksi kekerasan di Prancis. Kami membutuhkan saksi dan akan mencari video-video serta orang yang merekamnya,” kata Inspektur Kepolisian Inggris, Andy Barnes seperti dilansir BBC.
Kepolisian juga terus menyelidiki sejauh mana keterlibatan 72 fans ini. Karena, beberapa suporter Inggris juga menjadi korbannya.
“Kekerasan di Marseille sangat terorganisir. Mereka yang terlibat seperti bakal melakukan hal yang serupa secara berturut-turut. Saya belum pernah menemukan kasus kekerasan ini dalam 10 tahun terakhir,” kata Asisten Kepala Polisi Dewan Kepala Kepolisian Nasional (NPCC), Mark Roberts.
“Kami sangat menyadari bahwa hanya sebagian saja fans Inggris yang terlibat. Kami terus melakukan penyelidikan,” tambahnya.
Seandainya ke-72 orang itu terbukti terlibat dalam aksi keonaran di Prancis, pihak kepolisian akan memulangkannya ke Inggris. Selain itu, mereka juga bakal memberikan sanksi larangan menyaksikan sepak bola kepada pelaku. “Fans ini bisa saja dikenakan hukuman larangan menyaksikan sepak bola,” tukas Roberts.
Berita Euro 2016: Polisi Inggris Mengungkap Identitas 72 Pelaku Keonaran di Prancis
#HooligansInggris #PialaEropa2016 #SuporterInggris #TimnasInggris
Komentar
Posting Komentar