Ada dua hal yang disorot oleh pelatih tim nasional Kroasia, Ante Cacic, dari kemenangan 1-0 atas Turki di Stadion Parc Des Princes, Minggu (13/6). Pertama soal performa apik Luka Modric, dan juga keberanian serta semangat juang Vedran Corluka.
Cacic tak sungkan memuji penampila Modric sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Kroasia. Modric membantu Kroasia merebut kendali pertempuran lini tengah tengah. Performa disempurnakan dengan tendangan voli yang membuat bola melesak ke pojok gawang Turki dari jarak 25 yard.
“Luka layak untuk dibicarakan. Terutama setelah pertandingan ini. Ini adalah salah satu penampilan terbaik dalam sejarah Kroasia. Dia adalah pemimpin kami dan dia mencetak gol yang luar biasa,” puji Caci seusai seperti dikutip dari Soccerway.
“Kami memerlukan Luka dalam bentuk permaina seperti ini karena semua tim terlihat berbeda. Sekarang kami terlihat lebih baik dan agresif,” sambungnya.
Sementara, bek tengah Vedran Corluka, mengalami luka di bagian kepala setelah berbenturan dengan striker Turki Cenk Tosun. Pemain asal klub Lokomotiv Moskva itu mendapat jahitan dan diperban sebelum kembali beraksi.
Namun, akibat sering melakukan sundulan, Corluka sempat beberapa kali mendapatkan perawatan lanjutan.
“Corluka memiliki beberapa jahitan di bagian atas kepalanya. Dia telah menunjukkan begitu banyak keberanian,” kata Cacic sebelum memberikan keterangan grafis perjuangan pemainnya.
“Dia melakukan begitu banyak sundulan meskipun kepalanya mendapati beberapa jahitan dan berdarah. Kondisinya semakin memburuk setiap duel, tapi saya ucapkan selamat kepadanya. Dia seorang pejuang dan bertahan sampai akhir meskipun terasa tidak nyaman dengan kepalanya,” tandas Cacic.
Berita Euro 2016: Pujian untuk Penampilan Modric dan Keberanian Corluka
#AnteCacic #LukaModric #PialaEropa2016 #TurkiVsKroasia #VedranCorluka
Komentar
Posting Komentar