Austria pada awal turnamen dianggap sebagai favorit kuat untuk lolos dari Grup F bersama Portugal. Namun, ketimpangan kualitas skuat membuat mereka gagal tmapil optimal dalam tiga pertandingan.
Memang, di skuat Austria bercokol beberapa pemain berstatus bintang, salah satunya David Alaba. Namun, sebagian pemain lain dianggap tak bisa mengimbangi kualitas rekan setimnya.
Hasilnya, Austria gagal total dengan selalu hanya berhasil meraih satu hasil imbang di Piala Eropa 2016, yaitu ketika melawan Portugal. Sementara, pada dua laga melawan Islandia dan Hungaria, mereka justru harus takluk masing-masing 1-2 dan 0-2.
Pelatih Austria, Marcel Koller, menyatakan anak asuhnya terlalu jemawa selama berlaga di Piala Eropa 2016. Ini yang membuat mereka gagal melangkah lebih jauh dalam turnamen ini.
“Kami sebenarnya punya peluang manis dalam pertandingan di Euro 2016 ini. Kami memiliki enam atau tujuh peluang mencetak gol dan tak bisa merealisasikan,” kata Koller dikutip dari L’equipe.
“Itulah mengapa saya mengatakan bahwa para pemain terlalu jemawa. Mungkin harapan kami terlalu tinggi,” tambah dia.
Beberapa pemain, lanjut dia, terlalu percaya diri karena merasa memiliki kualitas di atas rata-rata. Hal inilah yang menjadi bumerang bagi karena tak bisa diimbangi rekan setim yang lain.
“Terlalu banyak kesalahan di permainan kami. Beberapa pemain terlalu percaya diri, dan lainnya tak bisa mengimbangi. Kami tak bisa melakukan seperti saat di babak kualifikasi,” pungkasnya.
UEFA Euro 2016: Kualitas Skuat yang Timpang Membuat Austria Gagal Total
#IslandiaVsAustria #MarcelKoller #PialaEropa2016 #TimnasAustria
Komentar
Posting Komentar