Negosiasi Penjualan Milan Ke Konsorsium Asal Cina Resmi Dimulai


AC Milan bisa jadi akan memiliki pemilik baru dalam waktu dekat. Pasalnya, Fininvest selaku holding company pemegang saham utama I Rossoneri sudah memberi lampu hijau kepada konsorsium asal Cina untuk bernegosiasi dalam pembelian klub.


Kabar itu dipastikan pada Selasa (10/5) waktu setempat sesudah Fininvest melakukan rapat direksi di Milan, Italia. Silvio Berlusconi selaku pemilik Milan akhirnya memberi lampu hijau atas penjualan saham klubnya ke konsorsium asal Cina.


Milan Channel melaporkan Fininvest memberi kontrak negosiasi eksklusif penjualan Milan kepada konsorsium asal Cina yang dipercaya dipimpin oleh pemilik raksasa toko online Alibaba, Jack Ma. Milan memberi tenggat hingga 15 Juni untuk menyelesaikan kesepakatan penjualan.


Meski begitu, disebutkan tidak ada klausul penalti jika konsorsium asal Cina itu batal melakukan pembelian. Namun, mereka dipercaya hendak membeli 70 persen saham I Rossoneri dengan nilai mencapai 740 juta euro (sekitar Rp11,1 triliun).


Terkait kabar ini, perantara penjualan saham Milan, Sal Galatioto, menyambut baik putusan Fininvest. Dia juga mengakui bahwa proses negosiasi pembelian saham I Rossoneri telah resmi dimulai.


“Ini adalah langkah penting untuk menutup kesepatakan. Kami optimistis dapat segera meraih persetujuan dengan Fininvest,” ujar Galatioto kepada La Stampa.


Kabar ini berarti resmi menutup rumor penjualan Milan ke sejumlah investor yang diwakili oleh pengusaha asal Thailand, Bee Taechaubol. Sebelumnya dialah yang diyakni akan menjadi pemilik baru I Rossoneri. Namun, hingga kini, kesepatakan penjualan Milan kepada konsorsium yang dipimpinnya tidak terjadi.



Negosiasi Penjualan Milan Ke Konsorsium Asal Cina Resmi Dimulai

#ACMilan #Fininvest #SalGalatiota #SilvioBerlusconi

Komentar