Atletico Madrid kembali harus menerima kenyataan pahit di final Liga Champions. Minggu (29/5) dini hari tadi, Atletico harus mengubur impian meraih trofi ini untuk pertama kalinya setelah kalah di babak adu penalti menghadapi sang rival sekota, Real Madrid.
Gelandang andalan Atletico, Saul Niguez, pun merasakan kesedihan mendalam usai kekalahan tragis ini. Pasalnya, Atletico sudah berjuang sekuat tenaga untuk bisa mematahkan stigma ‘spesialis runner-up’ yang melekat pada mereka.
Memang benar, Saul bukanlah bagian dari Atletico saat melaju ke final Liga Champions 2014 lalu. Akan tetapi, Saul mengerti benar bagaimana pedihnya harus kembali takluk di partai puncak oleh lawan yang sama.
“Ini sangat menyakitkan. Semua orang di ruang ganti kami tidak pantas merasakan ini (kekalahan) yang terjadi dua kali. Itu adalah pertarungan yang sangat intens, kami semua seperti mati di luar sana,” ujar Saul, dilansir situs resmi klub.
Meski kecewa, Saul sendiri punya keyakinan timnya bisa merengkuh trofi Liga Champions di masa-masa mendatang. Bagi Saul, hasil ini memotivasi rekan-rekan setimnya untuk menjadi lebih baik.
“Musim depan, kami siap untuk kembali bermain di Liga Champions, Divisi Primera La Liga, dan segala sesuatu yang menjadi ambisi kami. Kami akan selalu berjuang untuk meraih gelar Liga Champions sampai kami mendapatkan itu,” tegas Saul.
Sepak Bola: Saul: Atletico Tak Pantas Dua Kali Kalah Di Final
#AtleticoMadrid #FinalLigaChampions #SaulNiguez
Komentar
Posting Komentar