Bintang Toronto FC, Sebastian Giovinco, mengaku sudah menyadari bahwa kepindahannya ke Major League Soccer (MLS) bisa membuat dirinya kehilangan tempat di tim nasional Italia.
Pada Februari 2015, Giovinco memutuskan hengkang dari Juventus untuk bergabung dengan Toronto FC. Di MLS, ia berhasil kembali menemukan sentuhan terbaiknya, mencetak 30 gol dan 18 assist dari 46 pertandingan.
Performa yang gemilang bersama Toronto ternyata tidak membuat pemain berusia 29 tahun tersebut oleh pelatih Antonio Conte ke skuat bayangan Italia untuk Piala Eropa 2016.
Kendati tidak dipanggil ke skuat Gli Azzurri karena bermain di MLS, Giovinco menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal telah menerima pinangan Toronto. Ia bahkan siap untuk meneruskan kontraknya yang baru akan berakhir pada tahun 2019 mendatang.
“Aku sekarang harus memikirkan tentang masa depan dan hal itu mengatakan bahwa aku harus tetap bermain bersama Toronto FC,” ujar sang penyerang kepada Sky Sport Italia.
“Aku belum mendengar apapun dari Conte. Aku tahu ini merupakan sebuah resiko, tetapi jika harus, maka aku akan mengambil pilihan yang sama,” tambah dirinya.
Sebagai informasi tambahan, Giovinco bukan satu-satunya pemain reguler timnas Italia yang tidak dipanggil oleh Conte. Ada juga gelandang Andrea Pirlo yang gagal terpilih setelah pindah ke New York City FC.
Berita Bola: Tak Ikut Piala Eropa, Giovinco Tak Menyesal Main Di MLS
#AntonioConte #Italia #MajorLeagueSoccer #MLS #PialaEropa #SebastianGiovinco #TorontoFC
Komentar
Posting Komentar