Gelandang sekaligus kapten Atletico Madrid, Gabi, masih memiliki keyakinan timnya bisa meraih gelar juara Liga Champions di masa depan.
Hal ini disampaikan Gabi setelah timnya kalah dalam babak adu penalti kontra Real Madrid dalam final yang digelar Minggu (29/5) dini hari di Stadion San Siro, Milan.
Kalah 3-5 di babak adu penalti, Los Rojiblancos pun harus kembali mengubur impian mereka untuk meraih trofi Liga Champions pertama kalinya.
Tiga eksekutor pertama Atletico sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Namun, bek kanan Atletico, Juanfran, terpaksa menjadi pesakitan setelah tembakannya menghantam tiang gawang.
Secara permainan, skuat asuhan Diego Simeone ini tampil sangat heroik sepanjang 120 menit.
Kebangkitan Atletico diawali gol Yannick carrasco yang menyamakan kedudukan pada menit ke-79 setelah sebelumnya sempat tertinggal 0-1.
Meski kembali mengulangi kenangan buruk pada final Liga Champions 2013, Gabi tetap optimistis masih ada hari esok bagi timnya.
“Sangat penting bahwa kami sudah sampai sejauh ini. Saya yakin, tim ini bisa bangkit untuk memenangkan Liga Champions karena kami layak untuk itu,” ujar Gabi, dilansir situs resmi klub.
Pada final sebelumnya, Gabi juga berada dalam tim ini. Oleh karena itu, ia yakin timnya akan sejajar dengan klub-klub elite Eropa lainnya. Menurutnya, mencapai final bukan perkara berat lagi bagi mereka.
“Kami harus bangga dengan tim ini. Hari esok kami masih akan terus bekerja keras. Inilah keindahan dan kekejaman sepak bola.”
Sepak Bola: Dua Kali Gagal Di Final Liga Champions, Gabi Tetap Bangga
#AtleticoMadrid #FinalLigaChampions #Gabi #RealMadridVsAtleticoMadrid
Komentar
Posting Komentar