AC Milan menelan kekalahan dari Juventus di final Coppa Italia musim 2015-16 pada Minggu (22/5). Kipernya, Gianluigi Donnarumma, mengakui dirinya menangis begitu pertandingan dipastikan usai.
Kekalahan yang ditelan I Rossoneri memang terbilang menyesakkan. Mereka berhasil memaksa Juventus yang lebih difavoritkan untuk bermain bertahan karena terus tertekan. Selain itu, Milan juga jauh lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah upaya mencetak gol.
Hal itu membuat pertandingan harus dilakukan hingga babak perpanjangan waktu. Namun, saat itulah I Bianconeri bisa mencuri gol melalui Alvaro Morata sehingga menang 1-0. Usai laga, Donnarumma diketahui mengeluarkan air mata dan dia pun tidak menampiknya.
“Saya menangis usai final, namun sesudah itu saya lebih merasa optimistis tentang masa depan. Kami tidak meraih hasil, tapi penampilan kami baik dan kami harus menjadikannya dasar untuk membangun,” kata Donnarumma.
Kiper berumur 17 tahun ini juga mesti menelan kekecewaan lain. Dia tidak dipanggil ke dalam skuat tim nasional Italia untuk berlaga di Piala Eropa 2016. Padahal, Donnarumma tampil sangat baik pada musim 2015-16.
Pelatih Antonio Conte memutuskan untuk memanggil kiper Salvatore Sirigu dan Federico Marchetti sebagai pelapis Gianluigi Buffon di Gli Azzurri untuk Euro 2016. Namun, Donnarumma mengaku tidak terlalu merasa kecewa karena sadar dirinya masih sangat muda.
“Nazionale adalah pencapaian tertinggi yang bisa diraih. Saya berharap bisa terus bekerja seperti ini dan akhirnya mendapat panggilan,” ujar Donnarumma.
Berita Bola: Pengakuan Donnarumma Tentang Tangisan Usai Final Coppa Italia
#ACMilan #ACMilanVsJuventus #FinalCoppaItalia201516 #GianluigiDonnarumma #Juventus
Komentar
Posting Komentar