Marco Materazzi dan Zinedine Zidane memang punya hubungan yang tak harmonis. Namun, hal itu tak menyurutkan niat Materazzi mendoakan agar Zidane bisa memenangi final Liga Champions musim ini.
Semua itu bermula dari final Piala Dunia 2006 antara Prancis dan Italia. Pada babak perpanjangan waktu, Zidane tiba-tiba saja menanduk dada Materazzi usai keduanya terlibat percakapan.
Zidane pun dikartumerah dan Italia akhirnya jadi juara usai menang adu penalti. Insiden kontroversi itu jadi perbincangan hangat setelahnya karena Materazzi dituduh menghina keluarga Zidane sehingga membuat playmaker Les Bleus itu marah besar.
Sampai saat ini Zidane belum juga mau mengampuni Materazzi meski eks bek Gli Azzurri itu sudah meminta maaf. Tapi hal itu sudah jadi masa lalu dan kini Materazzi terang-terangan mendukung Zidane agar mampu membawa Madrid meraih gelar Liga Champions musim ini.
“Saya katakan bulan Desember lalu jika Real memecat Benitez, mereka bisa mencapai final Liga Champions,” ujar Materazzi seperti dikutip Football Italia.
“Saya rasa Madrid butuh pelatih yang benar, atau setidaknya seseorang yang tidak akan membuat dampak buruk ke depannya. Zidane pelatih bagus dan dia tidak merusak tim, jadi wajar Real ada di sana,” sambung Materazzi yang memang membenci Rafael Benitez.
“Ini adalah tempat yang pas untuk klub yang selalu ingin jadi juara.”
Selain itu ada alasan lain mengapa Materazzi mendukung Madrid kali ini. Sebab pelatih Atletico Madrid Diego Simeone semasa memperkuat Lazio pernah menggagalkan misi Scudetto Inter Milan tahun 2002.
“Saya mendukung mereka yang memberi kenangan manis, bukan yang buruk. Jadi saya mendukung Zidane karena Cholo merebut Scudetto saya pada tanggal 5 Mei,” tuntasnya.
Berita Terkini: Materazzi Dukung Zidane di Final Liga Champions
#FinalLigaChampions2016 #LigaChampions #MarcoMaterazzi #RealMadrid #ZinedineZidane
Komentar
Posting Komentar