Atletico Madrid harus merasakan kekalahan lagi di final Liga Champions. Gelandang Atletico Koke menyesali start buruknya tim di laga tersebut.
Menghadapi Real Madrid di partai final Liga Champions yang dihelat di San Siro, Minggu (29/5/2016) dinihari WIB tadi, Atletico hanya mampu menahan Madrid selama 120 menit.
Skornya imbang 1-1 di mana Madrid unggul duluan lewat gol Sergi Ramos di menit ke-15 sebelum disamakan oleh Yanick Fereira Carasco di menit ke-79.
Pada babak tos-tosan, Los Colchoneros takluk 3-5 setelah penendang keempatnya Juanfran mengarahkan bola ke tiang gawang. Alhasil, Atletico kembali dibuat bertekuk lutut oleh Madrid setelah dua tahun lalu di final Lisbon 2014.
Saat itu Atletico harus kalah 1-4 dalam babak perpanjangan waktu. Tiga kali melaju ke final, tiga kali pula Atletico harus kalah.
Khusus untuk hasil di tahun ini, Koke menyebut start buruk Atletico terutama performa di 20 menit awal jadi alasan mereka sulit mengimbangi Madrid. Madrid sendiri memang tancap gas sejak menit awal dan relatif bermain aman setelah gol Ramos.
“Hari ini kami tampil buruk di 20 menit pertama, itu sebenarnya. Tapi setelah kami bermain bagus, kami menyerang, kami mencoba tapi tidak sukses,” ujar Koke seperti dikutip Soccerway.
“Kami selalu katakan bahwa misi kami adalah finis posisi ketiga dan lolos dari dari fase grup Liga Champions. Saya rasa kami harus bangga dengan yang kami lakukan musim ini. Tentu saja kami sangat kecewa, karena Anda ingin menang ketika lolos ke final,” sambungnya.
“Saya minta maaf kepada seluruh fans Atletico, yang begitu antusias di seluruh dunia. Kini kami harus terus bekerja dan bertarung untuk musim depan,” tutupnya.
Berita Terkini: 20 Menit Awal Jadi Bencana untuk Atletico
#AtleticoMadrid #FinalLigaChampions #FinalLigaChampions2016 #Koke
Komentar
Posting Komentar