Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengumumkan bahwa Liga Italia akan turut menguji penggunaan teknologi video replay (tayangan ulang) guna keperluan wasit di dalam pertandingan. Kebijakan itu mulai diberlakukan menyusul keluarnya aturan oleh International Football Association Board (IFAB) terkait penggunaan video replay untuk wasit selama dua musim ke depan.
Hari ini, (14/4) dikonfirmasi bahwa sepak bola Italia akan menjadi salah satu penguji sisten yang dinamai Video Assistant Referees (VAR) tersebut, yang akan dimulai sejak musim depan.
“FIGC telah dipilih, bersama dengan Federasi lainnya, untuk menguji penggunaan sistem VAR (Video Assistant Referees). Untuk tujuan ini, Presiden Carlo Tavecchio akan mengadakan pertemuan dengan Lega Serie A, Serie B, dan Lega Pro, untuk menyampaikan semua persyaratan teknis dan operasional yang diperlukan untuk dimulainya pengujian pada musim depan,” bunyi pernyataan FIGC.
“Tujuannya adalah untuk datang di pertemuan berikutnya, yang dijadwalkan Mei, dengan formalisasi komitmen sesuai dengan protokolyang disusun bersama-sama dengan IFAB dan FIFA. Proyek disampaikan kepada Federasi dibagi menjadi dua tahap: pertama ‘offline’ untuk musim 2016-17, dan yang kedua ‘live’, mungkin untuk musim 2017-18,” sambung pernyataan tersebut.
Presiden FIGC, Carlo Tavecchio lantas bereaksi positif terhadap kabar itu. “Kami berada di antara para pendukung pertama untuk penggunaan teknologi video di lapangan. Kami percaya memiliki semua persyaratan untuk menawarkan kontribusi dalam uji coba penting ini. Sesuai dengan fluiditas permainan dan otoritas wasit, ini akan meningkatkan seluruh sistem, seperti yang telah ditunjukkan oleh pengenalan teknologi garis gawang,” beber Tavecchio.
Musim Depan, Wasit Liga Italia Dibantu Video Tayangan Ulang
#CarloTavecchio #FIGC #IFAB #LegaSerieA #VideoAssistantReferees
Komentar
Posting Komentar