Gabi: Jika Seharusnya Penalti, Saya Pasti Sudah Mengaku


Kontroversi mengiringi kegagalan Barcelona melangkah ke babak semifinal Liga Champions. Satu insiden yang diprotes pihak Barcelona adalah handball kapten Atletico Madrid, Gabi, yang diklaim seharusnya berbuah penalti. Terkait hal itu, Gabi menegaskan akan berinisiatif mengaku dan meminta wasit menunjuk titik putih jika memang handball yang dilakukannya terjadi di dalam kotak.


Aksi handball Gabi pada leg kedua babak perempat final di Stadion Vicente Calderon menjadi polemik karena sebelumnya wasit Nicola Rizzoli sudah lebih dulu memberi hadiah penalti kepada Atletico. Penalti yang membawa Atletico unggul 2-0 itu bermula ketika Andres Iniesta menahan bola dengan tangan sedikit di dalam kotak terlarang.


Karenanya, pihak Barceolna menilai Rizzoli menerapkan standar ganda dalam membuat putusan soal dua insiden yang hampir serupa. Namun, Gabi mencoba membela diri dengan mengatakan handball yang dilakukan terjadi tidak di dalam kotak penalti.


“Ya itu handball, tapi saya tidak tahu apakah itu di dalam atau di luar (area penalti). Kadang-kadang hadiah diberikan dan kadang kala tidak. Jika itu di dalam, saya sendiri akan mengatakan itu harus penalti,” tegas Gabi dilansir Marca.


Terlepas dari berbagai insiden yang berujung polemik, Gabi merasa Atletico pantas unggul atas Barcelona dan berhak merebut tiket ke babak semifinal. Meski begitu, dia berharap tim tak lantas jemawa dengan pencapaian tersebut.


“Saya rasa kami sudah berjuang begitu hebat, meraih peluang menerpa mistar, dan tim pantas lolos. Kami bertahan dengan baik dan efektif dalam serangan balik. Ini masih awal, kami telah menyingkirkan juara bertahan, tapi kami harus menunjukkan kerendahan hati seperti biasa karena kami belum menjadi finalis,” tandas Gabi.



Gabi: Jika Seharusnya Penalti, Saya Pasti Sudah Mengaku

#AtleticoMadrid #AtleticoMadridVsBarcelona #Barcelona #Gabi #LigaChampions #NicolaRizzoli

Komentar