Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menegaskan motivasi timnya menghadapi El Clasico pekan ini bukanlah sebuah balas dendam. Sebab Madrid hanya ingin menang dan menjaga kans juara.
Madrid pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu kalah telak empat gol tanpa balas lewat dua gol Luis Suarez, Neymar, dan Andres Iniesta. Kekalahan yang mana jadi momentum terpuruknya Madrid musim ini.
Semakin jauh Madrid tercecer dari persaingan dengan Barca dan Atletico Madrid yang membuat Rafael Benitez akhirnya kehilangan pekerjaan dua bulan kemudian.
Kini Madrid ditangani Zidane yang ditunjuk menggantikan Benitez. Sejak ditangani Zidane pada awal Januari lalu, performa Madrid boleh dibilang membaik meski mereka tetap sulit mengejar Barca.
Dengan selisih 10 poin, maka laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (3/4/2016) dinihari WIB besok bakal penting untuk kedua tim. Namun, Zidane memastikan laga tersebut bukan didasari atas keinginan Los Blancos melakukan revans atas hasil di pertemuan pertama.
“Para pemain tahu persis apa yang terjadi di Clasico sebelumnya. Balas dendam? Bukan, kami hanya ingin menang,” seru Zidane seperti dilansir Soccerway.
“Kami dalam tren bagus, belakangan sedang bermain bagus. Kami akan terus mempertahankan kerja keras kami. Saya ingin melihat tim saya bermain seperti itu terus,” sambungnya.
“Tidur saya akan sama saja buruhnya. Saya akan menikmatinya besok – laga Barca-Madrid pertama sebagai pelatih. Saya akan menikmatinya.”
“Ini adalah pertandingan sepakbola. Kami harus mengingat itu dan menikmatinya – peluang untuk melawan para pemain hebat dan menguji diri Anda melawan Barcelona,” tuntasnya.
El Clasico Bukan Misi Balas Dendan untuk Zidane
#BarcelonaVsRealMadrid #LigaSpanyol #ZinedineZidane
Komentar
Posting Komentar