Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, merasa sedih lantaran anak asuhnya gagal melaju ke final Coppa Italia meski tampil heroik dan sempat menyamakan agregat dalam leg kedua semifinal kontra Juventus, Rabu (2/3). Mancini berharap, perjuangan dalam laga tersebut bisa memberikan kepercayaan diri kepada para pemain I Nerazzurri untuk bersaing di papan atas Serie A.
Inter kalah 0-2 dari Juventus dalam lanjutan Serie A akhir pekan lalu. Samir Handanovic dkk kembali berhadapan dengan Juventus yang telah tertinggal 0-3 dalam leg pertama semifinal Coppa Italia.
Agregat menjadi imbang setelah Inter mengejar defisit tiga gol dalam pertemuan kedua. Malangnya, I Nerazzurri harus tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah adu penalti dari pemimpin klasemen Serie A itu.
“Itu permainan yang indah, saya memberi pujian kepada para pemain untuk cara mereka menginterpretasikannya sepanjang pertandingan. Saya yang paling sedih dengan mereka karena layak melaju ke final,” ujar Mancini, seperti dilansir Rai Sport.
“Inter berada di puncak klasemen selama 18 pekan dan semua orang mengkritik kami. Kami kalah dalam beberapa laga dan semua orang mengkritik kami. Kami hanya perlu terus berjuang dan mengabaikannya.”
“Laga pada Minggu lalu benar-benar seimbang dan sayangnya berubah karena kesalahan. Itu jelas pertandingan yang berbeda karena kami memiliki peluang terbaik di babak pertama dan mereka hanya menciptakan tembakan jarak jauh melalui Hernanes.”
“Itu pertandingan yang sangat berimbang dan kami jelas tidak layak kalah. Kami sangat kecewa karena kehilangan poin, tetapi semoga performa ini bisa memberikan kami kepercayaan diri dan momentum untuk mengamankan posisi 3-Besar,” tandasnya.
Mancini Harapkan Kepercayaan Diri Dan Momentum Bagi Inter
#InterMilan #InterMilanVsJuventus #Juventus #RobertoMancini
Komentar
Posting Komentar