Gara-gara Bom Ankara, Podolski Ingin Hengkang


Striker Galatasaray, Lukas Podolski, berniat hengkang dari Turki. Niat itu muncul setelah bom mengguncang Ankara, Minggu (13/3) kemarin, dan menewaskan setidaknya 37 orang.


Salah satu korban bom Ankara adalah ayah pemain Galatasaray dan timnas Turki, Umut Bulut. Sang ayah Kemal Bulut hendak pulang ke rumah usai menyaksikan anaknya bertanding di markas Genclerbirligi saat bom meledak. Para pemain Galatasaray pun hadir ke pemakaman Kemal, Selasa (15/3) hari ini.


Bom hari Minggu kemarin adalah yang ketiga di Ankara dalam lima bulan terakhir. Tak hanya Ankara, Istanbul yang merupakan home base Galatasaray juga sempat diteror pada Januari lalu.


Rangkaian aksi terorisme di Turki itu pun membuat Podolski gentar. Pemain asal Jerman itu mulai berpikir untuk meninggalkan Turki dan Galatasaray, lalu mencari klub baru di negara lain.


“Klub masih terkejut dengan seluruh kejadian ini. Dengan segala yang terjadi, kita harus mempertimbangkan secara matang langkah-langkah selanjutnya. Saat ini, pikiran saya ada bersama mereka yang meninggal dunia, mereka yang cedera, dan seluruh keluarga mereka. Benar-benar dunia yang kejam,” bilang Podolski.


Podolski baru pindah ke Galatasaray pada musim panas lalu. Dia didatangkan dari Arsenal dan diikat kontrak selama tiga musim di Galatasaray. Namun, situasi sosial politik yang tak menentu tampaknya membuat Podolski tak akan menyelesaikan sisa kontraknya. Mungkin saja dia akan pindah musim panas nanti.



Gara-gara Bom Ankara, Podolski Ingin Hengkang

#BomAnkara #Galatasaray #LukasPodolski

Komentar