Mantan presiden AS Roma, Rosella Sensi, angkat bicara soal kisruh yang terjadi antara Francesco Totti dan pelatih Luciano Spalletti. Sensi lebih condong membela Totti.
Perselisihan keduanya terjadi karena Spalletti jarang memainkan Totti sejak kembali melatih Roma, Januari lalu. Selama diasuh Spalletti, Totti baru bermain di dua laga dan total 33 menit saja. Padahal, pemain 39 tahun itu sudah sepenuhnya pulih dari cedera. Hal itu pun memicu kekesalan Totti.
Sebaliknya, Spalletti menuding Totti tidak profesional karena meminta perlakuan khusus. Spalletti menganggap keputusannya jarang memainkan Totti murni karena faktor teknis.
Selain itu, perselisihan ini dilengkapi kabar lain. Totti disebut-sebut sebagai sosok yang membuat Spalletti meninggalkan Roma di periode pertamanya, 2009 lalu. Namun, kabar itu dibantah oleh Sensi. Dia menegaskan bahwa saat itu Spalletti hengkang dari Olimpico karena keinginannya sendiri.
Sensi pun meminta manajemen Roma untuk mengatasi kisruh Spalletti dan Totti dengan lebih bijak. Menurutnya, kejadian seperti ini bisa saja merusak pamor I Giallorossi.
“Itu tidak benar. Spalletti sendiri yang ingin meninggalkan Roma,” bilang Sensi.
“Kapten Roma harus selalu dihormati. Saya berharap ada cara lain yang dilakukan untuk mengatasi isu ini, termasuk dari Spalletti. Hati saya tertuju untuk Totti,” tambah dia.
Akhir pekan lalu, nama Totti dicoret dari skuat Roma yang hendak melawan Palermo di Liga Italia. Gara-garanya, dia melontarkan komentar pedas kepada Spalletti jelang laga.
Totti Dibela Mantan Presiden Roma
#ASRoma #FrancescoTotti #LucianoSpalletti #RosellaSensi
Komentar
Posting Komentar