Konsistensi Leicester City untuk menjaga tempatnya sebagai pemimpin klasemen sementara Premier League musim 2015-2016 kembali mendapatkan ujian. Apabila di pekan sebelumnya The Foxes harus bertandang ke markas Manchester City, kini mereka kembali dihadapkan lawan sulit, yakni Arsenal.
Terlebih di pertemuan pertama Jamie Vardy dan kolega harus menerima kenyataan pahit usai ditaklukkan The Gunners dengan skor akhir 2-5. Kondisi itu pun lantas memunculkan kabar bahwa seluruh personel Leicester saat ini sedang berada dalam tekanan besar.
Akan tetapi hal itu mendapatkan bantahan langsung dari manajer Leicester, Claudio Ranieri. Pria berkebangsaan Italia itu justru menilai bahwa tekanan besar lebih berada di kubu Arsenal, bukan tim arahannya.
“Tekanannya terdapat di klub lain. Arsenal memiliki sangat banyak tekanan di dalam tubuh mereka, karena mereka menghabiskan banyak uang setiap tahun untuk berada di posisi kami saat ini,” ucap Ranieri, seperti dikutip The Sun, Sabtu (13/2/2016).
“Untuk apa kami harus merasakan tertekan? Kenapa saya harus merasakan tekanan? Kami hanya meneruskan bermimpi bersama seluruh pendukung kami. Jadi, saya harap tak ada yang membangunkan kami saat ini,” sambung mantan manajer Chelsea dan Juventus itu.
“Saya merasa bahwa kami telah bekerja keras untuk mencapai level ini, kami ingin tetap berada di level ini. Akan tetapi, saya tegaskan lagi bahwa tidak ada tekanan seperti apa pun untuk kami saat ini,” tuntas pria berusia 64 tahun tersebut.
Ranieri: Arsenal Lebih Tertekan Untuk Menang
#ArsenalVsLeicesterCity #ClaudioRanieri #LeicesterCity #PremierLeague
Komentar
Posting Komentar