Leicester City mengalami kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke markas Arsenal, Minggu (14/2) malam, di pekan ke-26 Liga Inggris. Gol kemenangan Arsenal dicetak di masa injury time.
Adalah Danny Welbeck yang menjadi pahlawan kemenangan The Gunners lewat golnya di menit ke-94. Padahal, Leicester unggul lebih dulu. Namun, di akhir laga Arsenal yang menjadi pemenang.
Manajer Leicester, Claudio Ranieri, mengakui bahwa Arsenal sedikit lebih pintar dari timnnya. Pria asal Italia itu puas karena The Fox tampil apik dan mampu menguasai jalannya pertandingan. Ranieri hanya menyesalkan gol kemenangan Arsenal yang diciptakan beberapa saat sebelum laga usai.
“Kami tahu Arsenal adalah tim yang fantastis. Mereka memindahkan bola dengan sangat cepat. Mereka sangat berkualitas dalam hal kemampuan olah bola. Kami dipaksa untuk berkonsentrasi penuh. Kami mencoba melakukan serangan balik dan mengendalikan laga dengan sangat baik,” bilang Ranieri.
“Namun, mereka mencetak gol dari kesempatan terakhir. Mereka lebih pintar daripada kami,” lanjut dia.
Kendati kalah, saat ini Leicester masih memuncaki klasemen dengan keunggulan dua poin dari Arsenal. Ranieri meminta Jamie Vardy dkk untuk tak patah semangat di laga-laga berikutnya.
“Kami masih ada di puncak klasemen dan unggul dua poin dari mereka. Kami harus terus bertarung dan tersenyum. Kami kalah dari pesaing kami. Kami harus bilang selamat,” tandas Ranieri.
Ranieri Akui Arsenal Lebih Pintar dari Leicester
#ArsenalVsLeicesterCity #ClaudioRanieri
Komentar
Posting Komentar