Pelatih Valencia, Gary Neville, merasa kesal dengan sindiran mantan rekannya di tim nasional Inggris, Jamie Carragher, setelah Denis Cheryshev mengantarkan timnya menang 2-1 atas Espanyol pada hari Sabtu (13/2).
Dalam laga lanjutan Divisi Primera di Mestalla tersebut, Espanyol unggul terlebih dahulu lewat Oscar Duarte pada menit ke-52. Beruntung bagi tuan rumah, Alvaro Negredo (71′) dan Cheryshev mampu membalikkan situasi.
Kemenangan ini tentu saja membuat Neville dapat bernafas lega untuk sesaat. Maklum, ini merupakan tiga poin pertama yang diraihnya di ajang liga semenjak menggantikan Nuno Espirito Santo.
Carragher pun kemudian meledek Neville. Ia menyamakan Cheryshev dengan Mark Robins, sosok yang menyelamatkan Sir Alex Ferguson dari pemecatan pada tahun 1990.
“Denis Cheryshev adalah bahasa Spanyol untuk Mark Robins! Kerja bagus Gary!” tulis Carragher melalui akun Twitter resminya, @Carra23.
Mengetahui kicauan Carragher tersebut, Neville angkat suara dalam konferensi pers seusai pertandingan.
“Carragher selalu merupakan biang masalah dan jelas ia tidak berhenti melakukannya,” ujar Neville seperti yang dikutip oleh Mirror.
“Itu adalah gol selamat datang. Cheryshev bermain dengan sangat baik dan ia akan menjadi lebih baik karena sejauh ini ia belum bermain cukup sering.”
“Ia berada di posisi yang bagus. Kami meminta para pemain sayap kami berada di sana untuk mencetak gol. Saya senang dengan gol tersebut, tetapi tidak senang dengan tweet Carragher,” tambah dirinya.
El Che Saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan total raihan 28 poin, hasil dari enam kemenangan dan 10 kali imbang.
Neville Tak Suka Dengan Ucapan "Selamat" Dari Carragher
#DenisCheryshev #GaryNeville #JamieCarragher #ValenciaVsEspanyol
Komentar
Posting Komentar