Adebayor: Chairman Spurs Bikin Ruwet!


Mantan striker Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor mengaku tidak menyimpan rasa kesal terhadap manajer Mauricio Pochettino. Namun, Adebayor justru mengecam keputusan Chairman Spurs, Daniel Levy, yang menghalanginya untuk hijrah dari White Hart Lane.


Adebayor disingkirkan dari skuat utama Spurs sebelum kontraknya diakhir pada September lalu. Bomber timnas Togo itu mengungkapkan pernah bertemu dengan Pochettino untuk membahas statusnya bersama The Lilywhites.


Setelah tahu dirinya tidak dibutuhkan oleh Pochettino, Adebayor berniat hengkang dari Spurs yang akhirnya dihalangi oleh Levy. Namun, dia merasa gembira bisa kembali merumput setelah dikontrak Crystal Palace pada bursa transfer musim dingin lalu.


“Kami (Adebayor dan Pochettino) memiliki hubungan yang sangat baik,” kata Adebayor, seperti dilansir Tribal Football.


“Kami berbicara empat mata. Dia berkata, ‘Emmanuel, saya tidak mengandalkanmu lagi’. Aku pun memahaminya. Aku sadar waktuku di Tottenham telah berakhir dan harus pindah,” sambung pemain berusia 31 tahun tersebut.


“Saya tidak memiliki hubungan yang baik dengan Daniel Levy karena dia membuat segala sesuatnya menjadi rumit. Akan tetapi, ketika menginginkan sesuatu, Anda akan mempertahankannya. Tentu saja orang akan menilai Anda, tetapi aku tahu apa yang telah kulalui dalam kehidupanku dan aku akan mempertahankan apa yang kuperjuangkan,” bebernya.


“Tottenham sedang gembira, mereka tampil cukup baik dan aku senang bermain untuk Crystal Palace. Kami (Adebayor dan Spurs) telah melangkah,” tandas Adebayor.



Adebayor: Chairman Spurs Bikin Ruwet!

#CrystalPalace #EmmanuelAdebayor #MauricioPochettino #TottenhamHotspur

Komentar