Arsenal bakal menjamu Newcastle United pada pekan ke-20 Premier League. Melihat kinerja musim ini, The Gunners jelas diunggulan untuk menang. Namun, melihat pernyataan manajer The Magpies, Steve McClaren, tuan rumah mesti mewaspadai tamunya tersebut.
McClaren mengaku tidak akan ragu untuk meminta anak didiknya bermain keras kala melawan Arsenal. Hal itu bakal dilakukannya karena timnya kalah kualitas dibanding Arsenal. Selain itu, Newcastle membutuhkan poin untuk menyelamatkan diri dari degradasi.
“Semuanya terkait organisasi secara koletif dan disiplin. Selain itu, agresi dalam takaran tertentu mesti diperlihatkan. Kami sudah pernah berkali-kali melawan para pemain dna tim hebat,” kata McClaren.
Pernyataan McClaren perlu menjadi perhatian khusus bagi Arsenal. Bukan apa-apa, The Gunners sering tersandung ketika tim lawan berani bermain keras dan agresif.
Ada beberapa contoh yang memperlihatkannya. The Gunners pernah ditahan seri oleh Liverpool dan Tottenham Hotspur serta kalah dari West Bromwich Albion pada paruh pertama Premier League musim ini. Secara kebetulan, The Reds, The Baggies, dan The Spurs merupakan jajaran tim teragresif di Premier League. Koleksi kartu kuning dan kartu merah mereka termasuk yang tertinggi.
Tottenham berada di atas. Mereka sudah mengumpulkan 41 kartu kuning. West Brom ada di peringkat ketiga dalam daftar tim teragresif di Premier League. Mereka telah terkena 39 kartu kuning dan tiga kartu merah. Posisi Liverpool tepat berada di bawah West Brom. The Reds sudah mengumpulkan 38 kartu kuning dan satu kartu merah.
Fakta itu menandakan Arsenal sering kesulitan kala bertemu tim agresif. Jurus itu hendak ditiru oleh Newcastle guna meraih poin di Stadion Emirates.
Waspada Arsenal, Newcastle Siap Bermain Keras
#Arsenal #ArsenalVsNewcastleUnited #NewcastleUnited #SteveMcClaren
Komentar
Posting Komentar