Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengaku terinspirasi dengan semangat Wayne Rooney yang ditunjukkannya ketika mengalahkan Liverpool dalam lanjutan Premier League akhir pekan lalu.
Rooney dikabarkan menyuarakan kritik terhadap permainan timnya di ruang ganti setelah babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Salah satu sumber mengatakan bahwa teriakan kapten Man. United itu terdengar sampai ruang ganti Liverpool.
Situasi serupa pernah dialami Van Gaal ketika menangani Ajax Amsterdam dan tengah berhadapan dengan AC Milan di final Liga Champions. Gelandang Ajax, Frank Rijkaard naik pitam dan menyemprot rekan setimnya, Clarence Seedorf yang tampil buruk.
Usai turun minum, Seedorf berhasil memperbaiki performanya dan mencetak assist atas terciptanya gol Patrick Kluivert yang menjadi penentu kemenangan Ajax atas Milan.
“Saya pikir para pemain harus mengambil tanggung jawab, tetapi pada momen yang tepat. Sepanjang karier, saya pernah melihat itu terjadi pada waktu yang salah,” kata Van Gaal, seperti dilansir talkSPORT.
“Anda harus melakukannya pada waktu yang tepat. Saya sangat senang, di final (Liga Champions) pada 1995 oleh Frank Rijkaard contohnya,” imbuh manajer asal Belanda tersebut.
“Itu (teriakan seperti Rooney) selalu menjadi hal yang bagus, membantu manajer dan juga para pemain. Saya telah meminta lebih banyak. Saya yakin dengan koreksi dari para pemain. Saya pikir penting itu lebih penting dibanding koreksi dari manajer,” tandasnya.
Van Gaal Terinspirasi "Kegaduhan" Rooney di Ruang Ganti
#LiverpoolVsManchesterUnited #LouisVanGaal #ManchesterUnited #WayneRooney
Komentar
Posting Komentar