Usai melontarkan komentar pedas kepada Federasi Sepakbola Afrika (CAF) lantaran tak terpilih menjadi Pemain Terbaik Afrika 2015, gelandang Manchester City, Yaya Toure, langsung dihujani berbagai kritik di dunia maya.
Seperti diketahui, Toure hanya finis di urutan kedua dalam penghargaan Pemain Terbaik Afrika. Dia kalah dari penyerang Borussia Dortmund asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika 2015. Atas hasil ini, Toure merasa keputusan CAF tersebut tak tepat dan memalukan Afrika.
Dianggap tak bisa menerima kekalahan, Toure pun mendapatkan cibiran dari netizen.
Melihat situasi seperti ini, Manajer Man City, Manuel Pellegrini, akhirnya angkat bicara. Dia menegaskan bahwa Toure masih menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa saat ini. Pellegrini juga meyakini data statistik menunjukkan bahwa Toure masih mampu bermain di level tertinggi.
“Ia tidak terlalu tua. Saya pikir ia pemain yang sangat penting, berpengalaman dan ia tahu bagaimana bermain di setiap pertandingan,” sebut Pellegrini, dilansir Sky Sports.
“Mungkin bermain di seluruh musim, tiga pertandingan dalam seminggu, ia tak mampu lagi menjalankannya, tapi saya pikir ia bisa bermain lewat cara bermainnya sekarang ini. Ia bisa membuat perbedaan.”
“Setiap orang bilang kami tak memiliki skuat yang mumpuni, mereka selalu melihat Yaya, tapi ingat ia mencetak tiga gol dalam beberapa pertandingan. Jika kalian memperhatikan statistik Yaya, setiap laganya ia berlari sama banyaknya dengan pemain lain,” tandasnya.
Toure sebelumnya menjadi pemain terbaik Afrika selama 4 tahun beruntun, periode 2011 hingga 2014. Kini, pemain 33 tahun tersebut gagal mencatatkan gelar untuk kelima kali secara beruntun, setelah kalah dari Aubameyang.
Toure Dihujani Kritik, Pellegrini Pasang Badan
#ManchesterCity #ManuelPellegrini #PemainTerbaikAfrika2015 #YayaToure
Komentar
Posting Komentar