Tottenham vs Leicester Diselimuti Kontroversi


Laga putaran ketiga Piala FA antara Tottenham Hotspur melawan Leicester City yang berakhir imbang 2-2, Minggu (10/1), menuai kontroversi. Banyak pihak yang menilai bahwa Tottenham tidak seharusnya dihadiahi tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan.


Dalam laga yang digelar di White Hart Lane tersebut, Leicester sempat unggul 2-1 menjelang akhir pertandingan. Meski tertinggal terlebih dahulu akibat gol dari Christian Eriksen (9′), Marcin Masilewski (19′) dan Shinji Okazaki (48′) mampu membalikkan situasi. Sayang, sekitar menit ke-87, Nathan Dyer dianggap melakukan handball. Hasilnya Harry Kane mampu memaksakan laga replay lewat titik putih.


Permasalahannya adalah dalam tayangan ulang terlihat bahwa Dyer tidak sengaja menyentuh bola. Legenda Newcastle United, Alan Shearer, pun menyayangkan keputusan wasit.


“Saya pikir itu adalah keputusan yang sangat buruk. Itu sama sekali bukan penalti. Nathan Dyer tidak bahkan tidak mengetahui bola ada di mana. Itu sangat menyakitkan,” ujar Shearer seperti yang dikutip oleh BBC.


Selain Shearer, mantan pemain Liverpool, Peter Crouch, juga menyatakan bahwa wasit mengambil keputusan yang salah.


“Itu bukanlah penalti. Nathan Dyer berputar untuk melihat bola dan saya pikir wasit memberikannya karena ada sedikit jarak antara Dyer dengan bola,” tegas Crouch.


Hasil ini pun memastikan laga antara Tottenham dan Leicester bakal diulang di King Power Stadium pada pertengahan pekan depan.



Tottenham vs Leicester Diselimuti Kontroversi

#LeicesterCity #NathanDyer #PialaFA #TottenhamHotspur

Komentar