Tak butuh waktu lama bagi Paulo Dybala untuk menjadi andalan di lini depan Juventus. Di musim perdananya berseragam Juventus, Dybala langsung menunjukkan ketajamannya.
Di Serie A musim ini, Dybala sudah mencetak sembilan gol dalam 17 penampilannya. Salah satu pesaing terdekatnya hanyalah Mario Mandzukic yang juga baru bergabung musim ini.
Akan tetapi menanjaknya dua penyerang Juventus itu justru membuat dua striker Juventus lainnya, Alvaro Morata, merosot. Musim ini Morata baru mencetak satu gol di Serie A dalam 16 pertandingan.
Bila berkaca pada musim lalu, peran Morata di lini depan Juventus sangatlah penting. Morata berhasil mencetak delapan gol di Serie A dalam 29 laga, serta empat gol krusial di fase knockout Liga Champions.
“Apakah Morata sedih? Ia tidak punya alasan untuk sedih. Ayo, jangan lupakan dua gol Morata di fase grup Liga Champions musim ini. Segalanya pasti naik turun dan Morata bekerja sebagai tim,” sebut pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dilansir Football Italia.
Berbeda dari Morata, Simone Zaza yang baru diboyong pada bursa transfer musim panas lalu telah bermain dalam delapan pertandingan dan sudah mencetak tiga gol di Serie A. Penampilan Zaza pun tak pelak membuat Allegri kagum.
“Zaza cukup baik bersama Juventus dan punya rataan gol yang cukup bagus. Saya selalu berkata, pemain cadangan sangat penting. Kami punya tiga turnamen berbeda dan berharap semuanya dapat berguna,” jelas Allegri.
Morata Seret Gol, Allegri Tak Khawatir
#AlvaroMorata #Juventus #JuventusVsVerona #MassimilianoAllegri #SerieA
Komentar
Posting Komentar