Martinez: Laga Lawan Chelsea Yang Bikin Patah Hati


Everton gagal menang saat melawat ke markas Chelsea. Manajer The Toffees, Roberto Mariniez menyebut momen-momen yang membuat patah hati di laga melawan The Blues.


Saat melakoni pertandingan melawan Chelsea di Stamford Bridge, Everton menuai hasil imbang 3-3. Sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh gol bunuh diri John Tery dan satu gol Kevin Mirallas, gawang Everton lalu dibobol dua kali oleh Diego Costa dan juga Cesc Fabregas.


Di menit-menit akhir pertandingan, Ramiro Funes Mori kembali membua Everton unggul. Tapi, skor kembali imbang 3-3 setelah Terry mencetak gol di menit 98.


Gol Terry yang berbau offside dan lamanya waktu tambahan yang diberikan oleh wasit mendapatkan sorotan dari Martinez. Momen-momen itu disebut membuat hatinya hancur.


“Ofisial keempat sudah jelas memberikan issyarat inilah waktunya, sebelum bola di mainkan ke dalam kotak penalti. Itu tak bisa diperdebatkan. Kami seharusnya memainkan waktu selama tujuh menit dan yang terjadi adalah tujuh menit 51 detik,” kata Martinez di Sports Mole.


“Itu akan menjadi poin yang diperdebatkan –seberapa lama Anda ingin bermain. Tapi dengan adanya dua pemain offside di dalam kotak penalti tak bisa diterima.”


“John Terry dengan sentuhan terakhir ada dua yard posisi offside. Tak ada alasan untuk mebuat keputusan yang salah. Itu tak hasil dari interpretasi wasit sama sekali. Keputusan offside itu jelas sebagaimana Anda lihat. Ini merupakan kesalahan besar.”


“Ini merupakan momen yang membuat kami patah hati bagi kami karena kami layak mendapatkan tiga poin,” tambah Martinez.



Martinez: Laga Lawan Chelsea Yang Bikin Patah Hati

#Chelsea #ChelseaVsEverton #Everton #RobertoMartinez

Komentar