Fans Stoke Cemooh Ramsey, Ini Respon CEO Stoke


CEO Stoke City, Peter Coates, mengecam sikap fans Stoke yang mengejek Aaron Ramsey terkait insiden patah kaki yang dialami sang pemain enam tahun silam.


Pada tahun 2010, Ramsey harus menerima nasib bahwa kakinya patah setelah ditekel oleh Ryan Shawcross. Seperti yang kita ketahui, pemain asal Wales tersebut tidak menerima permintaan maaf Shawcross. Hal ini yang diduga menjadi dasar atas sikap para fans Stoke pada hari Senin (18/1) kemarin.


Dalam pertandingan antara Arsenal melawan Stoke yang berakhir imbang tanpa gol di Britannia Stadium tersebut, Ramsey berkali-kali menjadi sasaran ejekan para fans tuan rumah. Bahkan, mereka juga dilaporkan bernyanyi bahwa Ramsey bermain dengan kaki yang pincang.


Coates mengaku tidak mendengar nyanyian dari para fans, tetapi ia tidak ingin agar hal ini kembali terulang di masa mendatang.


“Anda memberitahu saya hal yang sepenuhnya tidak saya sadari. Saya tidak tahu mereka bernyanyi seperti itu, tetapi pihak klub tidak akan menyetujuinya,” terang Coates kepada Guardian.


“Saya tahu itu hanya sebagian kecil fans. Orang-orang menyanyikan berbagai hal yang memalukan di berbagai stadion. Saya tidak menyukai hal tersebut. Apakah saya menyetujui nyanyian seperti itu? Tentu saja tidak.”


“Saya berharap mereka tidak melakukannya, tetapi bagaimana anda dapat mengontrol hal seperti ini? Anda tidak bisa. Hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah menutup telinga anda, seperti yang (Arsene) Wenger katakan, jangan pedulikan hal tersebut,” tambah dirinya.



Fans Stoke Cemooh Ramsey, Ini Respon CEO Stoke

#AaronRamsey #Arsenal #PeterCoates #StokeCity

Komentar