AS Roma sedang menurun. Giallorossi disebut tampil buruk karena merasakan tekanan dari para pendukungnya sendiri.
Di awal musim ini, Roma mendapatkan beban untuk mendapatkan scudetto. Hal itu dipatok setelah finis di posisi runner-up dalam dua musim berurutan.
Roma sempat terus bersaing di papan atas Serie A dengan Inter Milan, Napoli, dan juga Fiorentina. Tapi, mereka lalu mulai keteteran.
Seperti musim lalu, Roma mulai tampil tak konsisten. Dalam lima pertandingan terakhir. Mereka cuma sekali menang. Dalam empat laga lain, berakhir dengan tiga kali hasil imbang dan sekali kekalahan.
Dalam laga lawatan terakhir melawan Chievo Verona, Roma tak bermain maskimal. Mereka sempat unggul dua kali, mereka harus pulang dengan raihan hasil imbang.
Dengan hasil itu, Roma saat ini sudah terlempar dari posisi empat besar. Mereka ada di posisi lima klasemen dengan raihan 33 poin, berjarak enam angka dari Inter yang ada di posisi pertama.
Eks pemain Roma, Alberto Aquilano, mempunyai pendapat mengenai laju buruk Roma itu. Dia menyebut ada tuntutan besar dari para fans.
“Ada banyak tekanan yang disebabkan oleh para fans. Di awal musim, saya akan menjadikan mereka tim favorit scudetto berdasarkan skuat mereka. Atmosfernya seperti ada di posisi tertinggi dan terendah, dan sebagai seorang pemain Anda menyadari itu,” kata Aquilani di Gazzetta dello Sport.
“Anda harus mengisolasi diri Anda, tapi itu lebih mudah dikatakan dibandingkan dijalani. Francesco Totti dan Daniele De Rossi masih di sana, sebagai seorang fans dan penduduk asli Roma, yang bisa membantu mereka memimpin rekan-rekan setimnya,” imbuhnya.
Aqulani: Roma Tampil Buruk Karena Tekanan Dari Fans
#AlbertoAquilani #ASRoma
Komentar
Posting Komentar