6 Perubahan Dortmund Selama Ditangani Tuchel


Kredibilitas Thomas Tuchel sebagai pelatih Borussia Dortmund sempat diragukan oleh publik. Tapi ternyata Tuchel mampu menjawab semua keraguan, dengan berhasil membawa Dortmund ke peringkat dua Bundesliga hingga pekan ini.


Squawka mencatat ada enam perubahan besar yang dibawa mantan pelatih Mainz 05 tersebut, sehingga membuat permainan Dortmund kini lebih bergairah dibandingkan dengan era Juergen Klopp pada musim terakhirnya.


1. Bermain lebih tenang


Gegenpressing yang diterapkan Klopp membuat permainan Dortmund sangat bertenaga. Mereka selalu berlari, menekan, dan juga bermain habis-habisan sepanjang 90 menit. Taktik ini tidak berhasil di musim terakhir Klopp bersama Dortmund. Selain banyak pemain yang kelelahan, ternyata taktik ini juga sudah bisa terbaca lawan. Serangan balik dinilai menjadi senjata paling ampuh untuk mematikan taktik Klopp tersebut.


Hal berbeda diterapkan Tuchel saat ini. Dortmund bermain lebih tenang dan mengendalikan permainan. Tekanan tinggi masih diterapkan Tuchel, namun tidak lagi menjadi metode utama mereka. Pria berusia 42 tahun tersebut lebih menginginkan para pemainnya menghemat energi untuk menekan lawan. Tapi lebih banyak melakukan passing untuk mengendalikan permainan.


2. Tembakan ke gawang lebih efektif


Taktik baru Tuchel juga membuat Dortmund kini lebih taktis dan akurat dalam penyelesaian akhir ke gawang lawan.


Sepanjang musim ini Dortmund telah melakukan shot on target sebanyak 289 kali dan 48 diantaranya berbuah gol. Itu berarti ada minimal satu gol dari enam kali tembakkan ke gawang lawan. Ini bukan rekor yang impresif, namun efektif. Catatan ini jauh berbeda dengan musim 2013-14, ketika Dortmund masih ditangani Klopp. Anak asuh Klopp saat itu melakukan 617 shot on target, dan hanya menghasilkan 81 satu gol, artinya hanya ada satu gol dari setiap tendangan ke gawang lawan.


3. Minim cedera


Dengan tidak bermain pressing super ketat, membuat kondisi kebugaran para pemain lebih terjaga. Musim ini tingkat cedera hanya 23,5%. Meningkat drastis dari musim lalu dengan angka tingkat cedera mencapai 33,1% .


4. Diet


Pola makan memang sangat berhubungan dengan level kebugaran pemain. Bek Mats Hummels mengungkapkan saat ini tidak ada makanan manis menjelang pertandingan. Bahkan Tuchel menghubungi penyedia katering Dortmund untuk tidak lagi menyediakan pasta saat timnya sedang berlatih.


5. Tidak mau jadi sorotan publik


Klopp benar-benar menjadi respesentasi Dortmund lewat pernyataan-pernyataan kontroversialnya. Hal yang sama juga kini tampak dibangun oleh Klopp di Liverpool.

Apa yang dilakukan Klopp sangat berbeda dengan sikap Tuchel, yang sangat jarang mengeluarkan pernyataan di media.


Bahkan Tuchel juga jarang mendatangi suporter untuk melakukan selebrasi, seperti yang sering dilakukan Klopp di Dortmund dulu.

Kini perhatian media dan publik berkurang terhadap sisi kepelatihan Dortmund.


6. Taktik yang lebih fleksibel


Menekan, menekan, dan menekan menjadi gaya khas Dortmund pada era Klopp. Hal berbeda diterapkan Tuchel saat ini, dimana ia mampu menyesuaikan strategi Dortmund dengan gaya bermain lawan.


Para pemain Dortmund kini juga tidak terpaku dalam satu posisi, seperti Sven Bender yang kini lebih fokus dalam bertahan untuk mendukung Marco Reus dan Henrikh Mkhitaryan di sisi kiri dan kanan. Tuchel tidak takut untuk mengubah peran pemain, agar permainan bisa lebih efisien dan meraih hasil maksimal.



6 Perubahan Dortmund Selama Ditangani Tuchel

#Berita #BorussiaDortmund #ThomasTuchel

Komentar