Winger Atletico Madrid, Yannick Ferreira Carrasco mengaku puas dengan adaptasinya usai hijrah ke Vicente Calderon pada musim panas lalu. Carrasco membeberkan tantangan terbesar yang harus dihadapinya bersama Atletico di bawah kendali pelatih Diego Simeone.
Carrasco dibeli Atletico dengan banderol 20 juta euro dari AS Monaco. Pada musim perdananya, pemain berkebangsaan Belgia itu telah mencetak dua gol dan dua assist dalam 18 penampilan di semua ajang.
Salah satu ciri khas permainan Atletico sejak dilatih Simeone adalah kekompakan tim dan pertahanan yang kuat. Bahkan, pelatih asal Argentina itu menginstruksikan semua pemain, termasuk striker, untuk membantu pertahanan.
Itu jelas berbeda jauh dengan kebiasaan Carrasco dengan gaya mainnya di Monaco. Di bawah kendali Leonardo Jadrid, Monaco mengedepankan sepak bola atraktif yang bertolak belakang dengan filosofi Simeone.
“Sejujurnya, aku tidak mengira bisa beradaptasi secepat ini dengan gaya bermain dia (Simeone) yang sangat spesifik. Namun, aku pikir, itu salah satu kemampuanku, cepat beradaptasi dengan tipe permainan yang berbeda,” ujar Carrasco, seperti dilansir AS.
“Jika anda bertanya kepadaku apakah bagian tersulit adalah membantu pertahanan kemudian kembali menyerang. Bagi Simeone, pertahanan adalah sebuah hal yang sangat penting. Berbeda dengan Jardim yang menyukai sepak bola indah,” paparnya.
Atletico kini bercokol di posisi kedua klasemen dengan 35 poin sama dengan Barcelona yang berada di puncak.
Ujian Terberat Winger Atletico Dilatih Simeone
#AtleticoMadrid #DivisiPrimera #YannickFerreiraCarrasco
Komentar
Posting Komentar