Sebuah klub divisi tiga Spanyol, Merida AD, mengejek kecerobohan Real Madrid yang menurunkan Denis Cheryshev pada laga perdelapan final Copa del Rey melawan Cadiz pada hari Kamis (3/12).
Dalam laga tersebut, Cheryshev diturunkan sebagai starter oleh pelatih Rafael Benitez. Sejatinya, Ia tidak boleh bermain karena mendapatkan larangan bertanding satu pertandingan di Copa del Rey akibat tiga kartu kuning yang Ia terima ketika membela bagi Villareal pada musim lalu sebagai pemain pinjaman.
Setelah berita meluas, berbagai pihak mengejek kecerobohan Madrid yang mengaku tidak mengetahui larangan tersebut, salah satunya Merida AD.
Seperti yang dilansir oleh Bleacher Report, di akhir pekan ini, Merida akan bermain melawan Cadiz. Menjelang laga, melalui akun Twitter resmi klub, Merida mengunggah sebuah video yang menunjukkan salah satu pemainnya yang sedang terkena suspensi diikat di dalam ruang ganti. Tujuannya tentu agar Ia tidak bermain dan Merida tidak mengulangi kesalahan Madrid.
NOSOTROS YA LO HEMOS ATADO..
No queremos sustos…. Jonhy seguro no jugará el Domingo.
https://t.co/waj6ZkpYXD pic.twitter.com/y7nnjKPJ0z— Mérida A.D. (@Merida_AD) December 3, 2015
Sebelumnya, bek Barcelona, Gerard Pique, juga mentertawakan kecerobohan Madrid melalui akun Twitter pribadinya, @3gerardpique.
Pihak Cadiz sendiri secara resmi telah melayangkan protes tertulis kepada Federasi Sepak bola Spanyol, RFEF, atas pelanggaran yang dilakukan Los Blancos tersebut.
Ada kemungkinan anak-anak asuhan pelatih Rafael Benitez akan didiskualifikasi dari Copa del Rey musim ini.
Kasus Cheryshev, Madrid Diejek Klub Divisi Tiga
#CadizVsMadrid #DenisCheryshev #RealMadrid
Komentar
Posting Komentar