Hiddink: Chelsea Diselimuti Rasa Takut


Manajer interim Chelsea, Guus Hiddink mengakui bahwa performa yang menukik drastis menghadirkan atmosfer negatif bagi klubnya. Hiddink mengatakan, seluruh pihak di Chelsea sempat mengkhawatirkan ancaman degradasi pada akhir musim.


Tujuh bulan lalu, Chelsea mengukuhkan diri sebagai juara Premier League bersama manajer Jose Mourinho. Ironisnya, saat ini, hanya meraih empat kemenangan dan menelan sembilan kekalahan dari 16 laga.


Chelsea pun terancam degradasi seperti halnya yang terjadi pada 1979 silam. Pasalnya, John Terry dan rekan-rekan kini terdampar di posisi ke-15 klasemen sementara dan hanya berjarak tiga angka dari zona merah.


Catatan buruk itu membuat Mourinho kehilangan pekerjaanya sebagai manajer Chelsea. Hiddink pun ditunjuk menjadi caretaker untuk kedua kalinya setelah menggantikan Luiz Felipe Scolari pada 2009 silam.


“Itu situasi yang menakutkan bagi semua orang di klub ketika melihat Chelsea sangat dekat dengan zona degradasi,” beber Hiddink, seperti dilansir Sportsmole.


Hiddink telah menyaksikan permainan Chelsea saat mengalahkan Sunderland dengan skor 3-1 akhir pekan lalu. Pria asal Belanda itu siap memimpin laga perdana sebagai caretaker musim ini saat melawan Watford pada Boxing Day, Sabtu (26/12).


Watford patut diwaspadai oleh Chelsea, terutama duet lini depan, Odion Ighalo dan Troy Deeney yang mampu menghasilkan 17 dari 21 gol timnya musim ini. Watford juga meraih kemenangan beruntun dalam empat laga terakhir dan hanya berjarak satu poin dari posisi 4-Besar klasemen Premier League.


“Saya menaruh respek yang besar terhadap Watford. Mereka begitu disiplin dan memiliki dua striker yang sangat berbahaya (Ighalo dan Deeney),” ungkap Hiddink.



Hiddink: Chelsea Diselimuti Rasa Takut

#Chelsea #ChelseaVsWatford #GuusHiddink #PremierLeague #Watford

Komentar