Duel menarik akan tersaji ketika Frosinone menjamu AC Milan, Minggu (20/12), di pekan ke-17 Liga Italia. Kebetulan, keduanya sama-sama menerapkan formasi klasik 4-4-2.
Frosinone sudah memakai formasi itu sejak awal musim, kadang divariasikan dengan pola 4-4-1-1. Sedangkan, Milan baru memasang formasi itu tiga pekan lalu kala berhadapan dengan Sampdoria. Kemenangan 4-1 atas Sampdoria membuat Milan percaya diri terus memakai formasi 4-4-2.
Pelatih Frosinone, Robeto Stellone, meramalkan laga nanti akan ditentukan oleh aksi individual pemain. Hal itu tak lepas dari formasi sama yang diterapkan Frosinone dan Milan. Selain itu, Stellone yakin timnya bisa mengikuti jejak Carpi dan Hellas Verona yang mampu mengimbangi Milan dalam dua pekan terakhir.
“Saat dua tim salng bercermin satu sama lain (4-4-2 vs 4-4-2), seorang pemain akan menentukan. Jika kami bisa memenangkan duel individual, kami akan memenangkan laga. Milan tentu akan datang untuk menang. Laga akan terbuka karena kami jelas tak akan bermain bertahan saja,” ujar Stellone.
“Secara pribadi, ini bukan partai yang mustahil dimenangkan. Carpi dan Verona bisa menghentikan Milan. Rossoneri tentu saja memiliki masalah internal jika mereka tak bisa meraup poin yang ada. Kami bersemangat. Saat bermain di kandang, rasanya kami bisa mengalahkan siapa saja,” lanjut dia.
Saat ini, Milan berada di posisi kedelapan dan Frosinone duduk di peringkat ke-18.
Formasi Sama, Frosinone vs Milan Ditentukan Aksi Individu
#ACMilanVsFrosinone #RobertoStellone
Komentar
Posting Komentar