Francesc Fabregas merupakan salah satu pemain yang dituding “mengkhianati” mantan manajernya di Chelsea, Jose Mourinho. Ini pula yang membuatnya menjadi korban hujatan suporter The Blues bersama dengan Eden Hazard dan Diego Costa. Namun, diperkirakan Fabregas bukanlah pemain seperti yang dituduhkan publik kepadanya.
Hal itu diungkapkan oleh mantan pemain Chelsea, PatNevin. Mulanya dia juga menuding Fabregas sebagai “tikus” yang tidak mau bermain sepenuh hati bagi Chelsea supaya Mourinho terpental. Nevin mengungkapkannya lewat sebuah saluran radio, R4.
Akan tetapi, pada Minggu (20/12), Nevin mengoreksi pernyataannya. Dia berubah pikiran dan menyebut dirinya salah menuduh Fabregas termasuk ke dalam jajaran pemain pengkhianat Mourinho. Nevin mengungkapkannya melalui Twitter.
“Para fans Chelsea, cerita tentang Cecs salah. Dia bukanlah pemain yang tidak mau bermain untuk Mourinho. Ucapan saya di R4 ternyata keliru,” cuit Nevin.
Saat Chelsea bertanding melawan Sunderland di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu (19/12), Fabregas disoraki dan disiuli penonton. Dia mengalami sejak pemanasan hingga di tarik ke luar dalam laga.
Fabregas sebenarnya menunjukkan rasa simpati kepada Mourinho. Usai Mourinho pergi, dialah satu-satunya pemain Chelsea yang mengungkapkan kesedihan atas kepergian Mourinho kepada publik. Fabregas melakukannya melalui Instagram.
“Terima kasih atas semua yang kamu lakukan buat saya. Saya berutang banyak dan kami semua akan sangat merindukanmu. Semoga sukses pada masa depan dan saya tahu Anda pasti akan secepatnya kembali,” tulis Fabregas.
Fabregas Ternyata Bukan Pengkhianat Mourinho
#Chelsea #FrancescFabregas #PatNevin
Komentar
Posting Komentar