Ribuan suporter AS Roma masih bisa bersabar ketika timnya gagal meraih kemenangan dalam enam laga beruntun. Namun kesabaran itu hilang saat I Giallorossi kalah dari klub Serie B, Spezia, di ajang Coppa Italia, tengah pekan lalu.
Fans langsung menulis surat berisi kecaman kepada semua elemen klub, sekaligus mengajak semua Romanisti untuk memboikot laga kontra Genoa di Olimpico, Minggu (20/12) malam nanti.
Kekalahan dari Spezia itu memperpanjang catatan kegagalan Roma dalam meraih kemenangan. Total, skuad besutan Rudi Garcia gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di berbagai kompetisi. Roma juga langsung tersingkir di ajang Coppa Italia akibat kekalahan dari Spezia. Pada titik inilah fans Roma kehilangan kesabaran mereka.
Salah satu kelompok suporter garis keras Roma, Curva Sud, mengekspresikan kemarahan mereka dengan menulis surat berisi kecaman dan ajakan boikot. Perlu diketahui, Curva Sud dikenal sebagai tifosi fanatik dan punya pengaruh besar di kalangan kelompok tifosi Roma lainnya. Curva Sud mengecam habis-habisan para pemain, pejabat klub, dan pelatih.
”Tak ada tindakan diambil setelah episode busuk lainnya terjadi. Presiden klub James Palotta mengantongi 20 juta euro berkat dari uang hasil bermain di Liga Champions dan sekarang dia kembali menghilang,” demikian isi surat Curva Sud seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.
”Direktur Olahraga kami fokus pada laga berikutnya, berpikir pemain mana yang akan diturunkan. Dan seperti biasa, para pemain dan pelatih mendapatkan gaji mereka secara penuh. Maka, pada Minggu, saat melawan Genoa, Curva Sud mengajak semua seksi stadion, dari curva sampai tribuna, untuk tetap di rumah guna menunjukkan perbedaan total di dalam stadion.”
”Ada banyak cara kalah dilapangan. Tapi para pemain kami menelan kekalahan tanpa harga diri, tanpa perjuangan, tanpa berkeringat dan tanpa rasa cinta. Menyingkirlah kalian. Kalian semua bersalah atas keadaan ini.”
Curva Sud Boikot Laga Roma vs Genoa
#ASRoma #ASRomaVsGenoa #CurvaSud #SerieA
Komentar
Posting Komentar