Chelsea akan menjamu Sunderland, Sabtu (19/12), di pekan ke-17 Liga inggris. Ini akan menjadi laga pertama The Blues tanpa ditangani Jose Mourinho yang sudah dipecat pada tengah pekan ini.
Catatan menarik menghiasi pertemuan kedua tim. Setidaknya dalam enam musim terakhir, atau sejak musim 2009-10, tim yang mencetak gol pertama justru lebih sering menderita kekalahan di akhir laga.
Dalam 12 pertemuan kedua tim sejak 2009-10, enam laga di antaranya terjadi fenomena tersebut. Jika dikerucutkan dalam lima pertemuan terakhir, fenomena itu terjadi di empat laga di antaranya. Hanya pertemuan pertama musim lalu yang meleset, itu pun karena skor akhir 0-0.
Namun kabar baik bagi Chelsea. Sunderland-lah yang lebih sering kalah usai mencetak gol pertama.
Kita tengok satu-satu. Pada Agustus 2009, Darren Bent membawa Sunderland unggul lebih dulu di menit ke-18. Namun di akhir laga, Sunderland kalah 1-3. Hal serupa terulang pada Februari 2011. Gol Phil Bardsley di menit ke-3 membuat Sunderland unggul lebih dulu, tapi kalah 2-4 di ujung laga.
Pada tahun 2013, Sunderland mengalami hal yang sama dua kali. Pada April, gol bunuh diri Cesar Azpilicueta membuat mereka unggul lebih dulu, namun akhirnya kalah 1-2. Lalu pada Desember, Jozy Altidore membawa Sunderland memimpin di menit ke-14, meski pada akhirnya kalah 2-4.
Tak hanya Sunderland yang apes. Chelsea pernah sekali mengalami hal serupa. Pada April 2014, Samuel Eto’o membuka keunggulan Chelsea di menit ke-12. Namun akhirnya, Sunderland yang menang 2-1.
Fenomena serupa terjadi juga musim lalu, tepatnya pada Mei 2015. Gol Steven Fletcher di menit ke-26 mengantar Sunderland unggul lebih dulu. Di akhir laga, Chelsea-lah yang menang 3-1.
Akankah hal serupa terulang malam nanti? Kita lihat saja.
Chelsea vs Sunderland, Cetak Gol Pertama Malah Kalah
#ChelseaVsSunderland
Komentar
Posting Komentar