Wenger Khawatir Koscielny Trauma Serangan Teroris


Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku khawatir dengan kondisi mental Laurent Koscielny pasca-penyerangan teroris di Paris.


Koscielny sedang membela tim nasional Prancis dalam laga uji coba melawan Jerman ketika tiga orang teroris meledakkan bom bunuh diri di stadion Stade de France, tempat laga berlangsung, akhir pekan lalu.


Wenger menyatakan bahwa dirinya melihat sesuatu yang berbeda dari permainan anak buahnya tersebut ketika melawan Inggris di Wembley Stadium.


“Ia bermain dengan hebat ketika melawan Jerman, dan Anda dapat melihat bahwa Ia tidak seperti dirinya pada hari Rabu (18/11),” ujar Wenger seperti yang dikutip oleh Guardian.


“Hal tersebut sangat mempengaruhinya dan saya tidak menemukan pemain yang saya lihat pada hari Sabtu di hari Rabu,” tambah dirinya.


Menjelang laga lanjutan Premier League melawan West Bromwich Albion di Hawtorns Park pada hari Sabtu (21/11), Wenger tidak dapat memastikan bahwa dirinya akan memainkan Koscielny.


Dalam cermat Wenger, pemain berumur 30 tahun tersebut tidak dapat bermain apabila konsentrasinya masih terpecah.


“Saya belum berbicara dengannya, tetapi saya akan berbicara kepadanya untuk melihat apakah Ia sudah benar-benar siap dan fokus. Ini adalah laga yang penting bagi kami,” jelas Wenger.


“Di Premier League, Anda tidak akan dapat menang jika hanya fokus sebanyak 80 persen. Anda harus benar-benar berkomitmen sepenuhnya,” pungkasnya.


Arsenal saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League. Mereka hanya kalah agresivitas gol dari Manchester City.



Wenger Khawatir Koscielny Trauma Serangan Teroris

#Arsenal #ArseneWenger #LaurentKoscielny #WestBromVsArsenal

Komentar