Pasca-Teror Bom di Paris, Bundesliga Tetap Jalan


Negara Jerman tengah berada dalam situasi tak aman menyusul teror bom yang terjadi di Prancis minggu lalu. Meski demikian, Bundesliga dipastikan tetap bergulir dan tak ada penundaan.


Jerman jadi negara yang boleh dikatakan paling banyak terancam teror bom. Beberapa jam sebelum laga persahabatan kontra Prancis Jumat lalu, hotel tempat mereka menginap mendapat ancaman bom dan membuat para pemain dievakuasi.


Setelahnya, saat pertandingan di Stade De France, ada ledakan terjadi di salah satu pintu stadion yang menewaskan setidaknya tiga orang. Kondisi tidak kondusif lantas membuat para pemain serta pelatih Joachim Loew khawatir.


Puncaknya adalah saat laga friendly antara Jerman kontra Belanda ikut dibatalkan karena alasan keamanan. Sebab pihak kepolisan di kota Hannover, tempat laga berlangsung, menemukan benda mencurigakan tak jauh dari HDI Arena, tempat laga digelar.


Setelah dilakukan penyisiran di sekitar dan termasuk bagian dalam stadion, Polisi menyatakan ancaman itu palsu. Tapi, tetap saja kekhawatiran hal serupa bakal terjadi tetap ada, apalagi sehari sebelumya laga friendly Belgia kontra Spanyol juga dibatalka


Dengan Jerman mendapati pengalaman tak menyenangkan sepanjang sepekan ini, isunya bakal ada penundaan laga Bundesliga yang mulai digelar akhir pekan ini.


“Bundesliga akhir pekan ini akan berjalan seperti yang sudah dijadwalkan,” ujar Presiden Asosiasi Liga Jerman (DFL), Reinhard Rauball, seperti diwartakan Soccerway.


“Pembatalan laga antara Jerman dan Belanda sudah mengubah banyak pandangan terkait sepakbola di negara ini. Hari yang sedih untuk sepakbola,” sambungnya.


“Saya sebenarnya tidak mengapa soal keputusan membatalkan pertandingan. Saya tahu betapa sulitnya membuat keputusan itu. Keselamatan orang-orang selalu jadi prioritas utama,” tutup Rauball.



Pasca-Teror Bom di Paris, Bundesliga Tetap Jalan

#Bundesliga #TerorBomPrancis

Komentar