Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengkritik UEFA karena dianggap kurang tegas dalam memberikan hukuman perihal masalah doping.
Menjelang laga lanjutan fase penyisihan grup Liga Champions melawan Dinamo Zagreb pada hari Rabu (25/11), Wenger memberikan komentarnya terhadap masalah doping yang dilakukan oleh sang lawan.
Diketahui bahwa gelandang Zagreb, Arijan Ademi, yang ikut bermain ketika mereka mengalahkan Arsenal 2-0 pada pertemuan pertama, gagal melewati tes doping. Ia dijatuhkan hukuman larangan bermain selama empat tahun, tetapi Zagreb tetap diizinkan mengikuti kompetisi.
Menurut UEFA, mereka baru bisa menendang sebuah klub dari turnamen apabila ditemukan lebih dari satu pemain yang menggunakan doping.
Dalam cermat Wenger, hukuman yang diberikan oleh UEFA justru memperlihatkan bahwa federasi tertinggi sepak bola Eropa tersebut ‘memperbolehkan’ penggunaan doping.
“Ini adalah peraturan yang mengejutkan. Anda tidak bisa hanya menerima bahwa mereka memiliki pemain yang menggunakan doping, tetapi hasil pertandingan tidak berubah. Ini berarti pada dasarnya anda menerima penggunaan doping,” tegas Wenger seperti yang dikutip oleh Mirror.
“Namun, itu adalah peraturannya dan kami menerima hal tersebut. Kami harus mengurus diri kami sendiri dan mempersiapkan performa kami,” tambah dirinya.
Arsenal saat ini berada di dasar klasemen grup F setelah hanya berhasil meraih satu kemenangan dari empat pertandingan.
Peluang Arsenal untuk lolos ke babak 16 besar hanya terbuka apabila mereka berhasil menang atas Zagreb dan pada pertandingan lain Olympiakos kalah dari Bayern.
Masalah Doping, Wenger Kritik UEFA
#ArijanAdemi #Arsenal #ArseneWenger #DinamoZagreb
Komentar
Posting Komentar