Banyak pihak yang kecewa melihat pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi gagal menjadi juara dunia MotoGP 2015. Tak terkecuali eks pelatih timnas Italia, Marcello Lippi.
Sebagai sesama orang Italia, Lippi turut merasakan kesedihan yang dialami Rossi. Namun, Lippi menegaskan situasi yang dialami Rossi pada saat ini bisa dihindari andai tidak ada persaingan tidak sehat dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
Menurut Lippi, Rossi sudah diperlakukan tidak adil selama tampil pada MotoGP musim ini.
“Rossi adalah sosok besar di MotoGP dalam 20 tahun terakhir. Dia sudah tidak diperlakukan tidak adil. Sebagai pembalasan atas olahraga tersebut, idealnya dia pensiun atau melakukan hal yang lain, misalnya hijrah ke balap motor Superbike,” geram Lippi.
“Saya yakin keseruan MotoGP bakal berkurang 50 persen tanpa kehadiran Rossi. Keputusan itu akan menjadi pembalasan atas apa yang terjadi,” lanjut Lippi seperti dikutip Marca.
Friksi antara Rossi dengan Lorenzo muncul dalam sebulan terakhir. Pebalap berjuluk The Doctor itu menganggap ada konspirasi dari berbagai pihak yang ingin menggagalkannya menjadi juara dunia musim ini.
Secara khusus, Rossi konspirasi itu dilakukan oleh dua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Secara terangan-terangan Rossi menduga keduanya sudah melakukan negosiasi terselubung agar Lorenzo yang menjadi juara dunia.
Eks Pelatih Timnas Italia Ikut Berkomentar Soal Rossi
#MarcelloLippi #Ragam #ValentinoRossi
Komentar
Posting Komentar